Categories: Bengkalis

Omasuka Tanggulangi dan Cegah Stunting di Mandau

DURI (RIAUPOS.CO) — Program Ojek Makanan Sehat Mandau khusus Balita (Omasuka) yang dimotori oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Mandau, siap siaga mengantakan makanan bergisi bagi balita yang berstatus stunting.

Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar SSos MSi menggagas sebuah ide, untuk membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Mandau, menanggulangi kenaikan angka permasalahan gizi dan stunting pada balita dan baduta atau sebutan yang ditunjukkan untuk anak usia di bawah dua tahun atau sekitar 0-23 bulan, di Kecamatan Mandau.

"Ya, ide ini akhirnya kami realisasikan dengan membuat sebuah program yang dilaksanakan oleh TP-PKK Kecamatan Mandau yang diberi nama Omasuka. Program ini menggaet kader PKK Kecamatan Mandau, Kelurahan se-Kecamatan Mandau, kader posyandu dan juga pihak puskesmas yang ada di Kecamatan Mandau sebagai penggerak dan garda terdepan dalam program ini," ujarnya.

Menurutnya, program Omasuka sendiri dimaksudkan untuk menjangkau balita dan baduta dengan permasalahan gizi. Seperti gizi kurang dan gizi buruk, serta balita stunting, dengan harapan kegiatan ini dapat meminimalisir permasalahan gizi pada balita di Kecamatan Mandau.

Ia menyebutkan, wujud dari  program Omasuka ini adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan baduta dengan permasalahan gizi, ataupun stunting, yang mana PMT yang diberikan ialah olahan pangan lokal dari kreasi kader PKK ataupun Posyandu itu sendiri.

"Sebelum mendapat pelayanan dari tim Omasuka, kami akan memantau dan mengecek langsung balita yang memiliki permasalahan gizi ataupun stunting ini. Pengecekan meliputi lingkar kepala, berat dan tinggi badan. Kemudian, jika benar terindikasi memiliki permasalahan gizi atau stunting, barulah tim kami akan memberikan pelayanan selama 3 bulan," ujarnya.

Senada dengan Omasuka, TP-PKK  Kecamatan Mandau juga memiliki program Gerakan Mandau Berbagi Ikan, Sayur, Buah, dan Tanaman Obat (Gema Beri Sahabat) yang juga bertujuan untuk mendorong masyarakat Kecamatan Mandau untuk gemar makan sayur ikan dan buah menuju masyarakat hidup sehat, di tengah pandemi. Kegiatan ini sudah berjalan dari Februari 2021 hingga saat ini berupa paket ikan sayur dan buah serta sembako.

"’Ya, paket sembako ini diberikan kepada masyarakat yang ada kelurahan dengan permasalahan ekonomi dan juga permasalahan gizi pada balita," ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Duri)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

PTPN IV Juara! Turnamen Tenis Regional III 2026 Ditutup Meriah

Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…

3 jam ago

Kendalikan Harga, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…

3 jam ago

Hati-Hati! Lubang di Flyover Sudirman Ancam Pengendara

Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.

3 jam ago

TKA SD Dimulai! 19.709 Murid Pekanbaru Ujian Berbasis Komputer

Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…

4 jam ago

Investasi Rp300 Miliar Masuk Siak, Ratusan Warga Siap Direkrut

Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…

4 jam ago

438 CJH Pekanbaru Siap Berangkat, Wako Agung Bakal Lepas Kloter Perdana Jemaah Haji

Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…

5 jam ago