Tim pengusul dan mitra pengusul proposal pendanaan Matching Fund Vokasi 2024, reviewer dan fasilitator Bengkalis foto bersama di Hotel Ciputra, Jakarta, baru baru ini. (Politeknik Negeri Bengkalis untuk riaupos.co)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Salah satu Proposal Pendanaan (Matching Fund) Vokasi 2024 Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) masuk tahap verifikasi dan kelayakan anggaran (Veka) Program Dana pendanaan Batch 2, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Tahun 2024.
“Proposal berjudul Creative Pack House: Membangun Brand Image dan CRM Produk UMKM melalui Digital Branding dan Cyber Link Marketing yang dimotori oleh Yunelly Asra SE MM yang menjadikan PT Pertamina Rokan Hulu (PHR) sebagai mitra terpilih menjadi salah satu dari 66 Perguruan Tinggi Vokasi di seluruh Indonesia yang lolos dalam tahap Veka ini,” kata Ketua Pengelola Matching Fund Polbeng Afridon MT, Selasa (2/3).
Polbeng turut menggandeng PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam proposal pendanaan Matching Fund menyusul rekam jejak PHR yang sangat fokus dan berkomitmen dalam pengembangan UMKM di tanah air khususnya di Riau.
“Kolaborasi antara Polbeng dan PHR sebagai bentuk dukungannya dalam pengembangan UMKM telah terjalin sejak tahun 2022 yakni dalam program pendampingan UMKM di tahun 2022,” tambah Afridon. Dalam kegiatan yang dilaksanakan, 25-28 Maret 2024, di Hotel Ciputra Jakarta ini di hadiri perwakilan Polbeng yakni Yunelly Asra SE MM selaku ketua pengusul, Hutomo MSi SPd, M. Afridon ST MT, Winda Damelia yang merupakan mitra dari PT Pertamina Hulu Rokan, Mike Yuliana dan Kusmayadi selaku reviewer serta Ade Lisda sebagai Fasilitator APTV. (esi/c)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…