Categories: Bengkalis

Bocah 5 Tahun Tewas Terseret Arus Air

DURI (RIAUPOS.CO) – Hujan deras seharian yang mengguyur Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Jalan Gaya Baru, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau membuat seorang bocah perempuan bernama Al Mira Asyura (5) menjadi korban dan tewas.

Korban terseret arus air drainase yang diduga tergelicir dan jatuh ke drainase  hingga mengakibatkan nyawa bocah tersebut melayang, Selasa (1/2) sekitar pukul 17.15 WIB.

Kejadian nahas itu bermula saat korban bersama kakaknya Ayyana Zahra (9) dan rekannya yang lain bermain air  di drainase yang tidak jauh dari rumahnya, saat hujan deras mengguyur daerah tersebut. Namun tiba-tiba korban terpeleset dan terseret arus air yang deras hingga sejauh 400 meter dan jasad korban sempat tersangkut pada sekat penopang drainase.

Korban dievakuasi ke rumah duka, usai beberapa anggota dari Polsek Mandau dan Babhinkamtibas  tampak hilir mudik dan membantu proses pengiriman jenazah, yang langsung dibawa ke kampung halaman orang tuanya di Batu Sangkar, Sumatera Barat.

Sedangkan Ketua RW 04, Kelurahan Duri Timur Samsul Hadi didampingi Ketua RW 03 Dandano mengatakan, musibah tersebut menjadi pukulan berat bagi masyarakat Duri Timur, dan meminta masyarakat yang memiliki anak dapat  menjaga buah hati meraka agar terhindar dari musibah serupa. "Ya, kejadiannya petang tadi (kemarin, red) saat bermain dengan rekan dan kakaknya di lingkungan rumahnya. Musibah ini sekaligus menjadi peringatan bagi kita semua sebagai orang tua agar selalu menjaga buah hati kita agar jangan lupa kembali,"  ujarnya berpesan.

Sedangkan Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo melalui Kanit Reskrim AKP Firman membenarkan peristiwa tenggelam seorang bocah tersebut.  Kronologi kejadian, sore sekitar pukul 17.20 WIB, korban bersama kakaknya dan ibu korban Rossi Firgalina (39) berada di warung miliknya di Jalan Gaya Baru, sekira pukul 17.30 WIB, Rossi Firgalina menyuruh korban dan kakaknya untuk pulang ke rumah.

Pada saat perjalan pulang, setibanya di TKP  kakaknya Ayyana Zahra dan korban berhenti dan bermain air di sekitar darinase tersebut. Lalu korban tergelincir dan masuk ke dalam darinase dengan lebar lebih kurang 1 meter .

Dikatakan Firman, sekira pukul 17.50 WIB, warga bernama Ahmad Lamazi (71) dan Abdul Hadi (43) menemukan korban terseret arus sekitar 400 meter. Pada saat ditemukan, korban sudah tidak bergerak. Kemudian keduanya melakukan upaya pertolongan pertama dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Permata Hati.(lim)

Laporan ABU KASIM, Duri

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

APMBR Tuding Dishub Kampar Jalankan Praktik “Jatah” Parkir

APMBR menggelar aksi di Dishub Kampar dan menyoroti dugaan praktik “jatah” parkir serta pengelolaan yang…

2 jam ago

DPRD Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Jangan Tutup Drainase

DPRD Pekanbaru mengingatkan pelaku usaha agar tidak menutup drainase. Penyempitan saluran air dinilai berpotensi memicu…

4 jam ago

Tabrak Lari di Pekanbaru, Pekerja Marka Jalan Meninggal Dunia

Pekerja marka jalan di Pekanbaru tewas ditabrak mobil yang kabur dini hari. Polisi memburu pelaku,…

5 jam ago

Warga Meranti Tolak Kenaikan Tarif Kapal yang Dinilai Memberatkan

Rencana kenaikan tarif kapal di Kepulauan Meranti menuai penolakan warga. Tarif naik lebih 20 persen…

6 jam ago

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

1 hari ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

1 hari ago