pemkab-bengkalis-serahkan-1-756-persil-sertifikat-tanah
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Mempercepat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di berbagai daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, H Bustami HY menyerahkan 1.756 persil sertifikat tanah dan secara simbolis diserahkan ke masyarakat, di Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (2/9/2021).
Penyerahan sertifikat tanah secara simbolis disaksikan Kepala Kantor Pertanahan Ir Dedy Fahlepi, Kapolres AKBP Hendra Gunawan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdkab Bengkalis H Heri Indra Putra.
Pada kesempatan itu Bustami mengatakan, pelaksanaan pendaftaran tanah sistematis lengkap merupakan implementasi dari amanat instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.
Bustami mengatakan, tujuan pendaftaran sistematis lengkap wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah dalam menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah.
"Ya, ketika masyarakat telah mendapatkan sertifikat, tentu dapat dijadikan sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya guna dan berhasil guna peningkatan kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Dikatakan Bustami, 2021 pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kabupaten Bengkalis telah diterbitkan sebanyak 1.756 sertifikat tanah untuk dua kecamatan yakni Rupat dan Rupat Utara.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkalis Ir Dedy Fahlepi juga mengatakan untuk PTSL merupakan program pemerintah pusat. Ke depan program ini akan ditambah lagi untuk masyarakat mendapatkan sertifikat tanahnya secara gratis dan mudah.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…