Categories: Bengkalis

Razia Kamar Warga Binaan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis kembali mengelar razia di kamar warga binaan yang Lapas Kelas II A Bengkalis. Razia ini dilakukan secara mendadak karena diperintah langsung Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumhan Riau, Senin (31/5). 

Razia dilaksanakan sekitar pukul 20.30 WIB malam dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis Edi Mulyono bersama personel Lapas Bengkalis. Sebelumnya melaksanakan razia pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kapolres Bengkalis. 

"Karena instruksi ini sifatnya dadakan maka personel dari polres tidak sempat hadir, namun razia kamar warga binaan tetap dilanjutkan," terangnya. 

Razia kamar ini dilakukan untuk memberantas narkoba atau barang-barang terlarang di Lapas. Usai razia dilakukan, petugas menemukan sejumlah barang barang terlarang berada dalam kamar tahanan. "Meskipun kegiatan penggeledahan ini rutin dilakukan, petugas kita tetap saja masih menemukan barang-barang terlarang. Di antaranya telepon genggam, cas telpon genggam serta  barang barang tajam lainnya," kata Edi Mulyono. 

Setidaknya malam kemaren sebanyak 12 unit telepon genggam lengkap dengan pengecasnya diamankan petugas. Selain itu ada juga ditemukan kabel-kabel lain dan barang tajam seperti gunting, obeng dan besi. 

Kalapas menegaskan akan memberikan sanksi kepada pemilik telepon genggam yang didapat saat razia. Saat ini pihaknya masih melakukan pelacakan siapa pemilik telpon genggam tersebut. 

"Kalau ketahuan pasti akan diberikan sanksi. Telepon genggam yang kita dapati tidak di kamar saja, tetapi ada juga di luar kamar, seperti di gudang-gudang kecil, tong sampah dan di samping masjid," tambahnya. 

Menurut dia, apabila masuknya telepon genggam ini kemungkinan ada keterlibatan pegawai, maka pihaknya tidak segan-segan mengirimkan petugas tersebut ke Divisi Pemasyarakatan Provinsi Riau.

Menurut Kalapas, dalam razia yang dilakukan kemarin petugas tidak ditemukan narkoba. Petugas melakukan razia sebanyak 12 kamar secara acak, ini dilakukan agar tidak terjadi kebocoran saat operasi dilakukan.(esi) 
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

1 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

1 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago