aplikasi-pelayanan-desa-mudahkan-pelayanan-ke-masyarakat
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kecamatan Bengkalis menggelar Sosialisasi Aplikasi Pelayanan Desa (Siandes) yang diikuti Kepala Desa (Kades) dan Lurah se-Kecamatan Bengkalis di aula Kantor Camat Bengkalis Jalan Panglima Minal, Rabu (2/3/2022).
Sosialisasi itu dibuka langsung oleh Camat Bengkalis Ade Suwirman dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi, Kepala Seksi Aplikasi Diskominfotik Andri Irawan.
Camat Bengkalis Ade Suwirman menyebutkan, salah satu peruntukan dana desa adalah terkait dengan pelayanan aplikasi dalam pemerintah desa secara digital. Oleh karena itu, digelar Siandes dan pihaknya berharap dengan adanya aplikasi ini desa dapat bersaing.
Ade minta kepala desa bisa membuat aplikasi yang tentunya menjadi nilai tambah dalam penilaian Kinerja Kecamatan (EKK) tingkat Provinsi. Terutama di tengah pandemi Covid-19 ini pemerintah harus memberikan pelayanan yang mudah dan cepat kepada masyarakat.
Ade juga menuturkan, pekan mendatang Kecamatan Bengkalis juga bakal melakukan studi banding di Kabupaten Siak, karena memiliki penilaian terbaik di EKK Provinsi Riau.
Sementara itu, Siandes tersebut disampaikan langsung oleh Direktur PT Jaringan Global Agsa Suhardi. Ia menyebutkan, aplikasi Siandes hadir guna untuk mengatasi permasalahan surat menyurat di desa. Karena hadir untuk memudahkan, maka aplikasi pelayanan desa ini dapat digunakan untuk berbagai sistem administrasi di desa.
Laporan: Abu Kasim {Bengkalis)
Editor: Erwan Sani
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…