karyawan-chevron-yang-positif-corona-kondisinya-stabil
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasien ketiga positif Corona di Riau saat ini dalam keadaan stabil. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi menyebut bahwa pasien tersebut dalam kondisi baik.
"Kondisinya baik, insya Allah sembuh," katanya, kepada RiauPos.co, Selasa (31/3/2020).
Pasien yang merupakan warga Duri, Kabupaten Bengkalis tersebut sudah dirawat selama sepekan di rumah sakit swasta yang berada di Pekanbaru. Karyawan PT Chevron Pasifik Indonesia ini dinyatakan positif Corona sejak hasil swab-nya keluar pada Senin 30 Maret 2020.
"Dan pada hari Ahad 29 Maret 2020, dipindahkan ke RSUD Arifin Achmad," ujar Indra.
Dalam hal ini, PT Chevron Pacific Indonesia menerapkan prosedur kesiapsiagaan yang telah disusun perusahaan dalam rangka mencegah dan menghadapi penyebaran wabah COVID-19 di lingkungan perusahaan.
Sehubungan kasus karyawan yang positif di Duri, PT CPI menjalankan langkah-langkah mitigasi, di antaranya contact tracing dan deep cleaning di internal perusahaan dengan merujuk pada panduan yang dikeluarkan otoritas kesehatan yang berwenang.
"Untuk prosedur-prosedur yang harus dijalankan di luar fasilitas perusahaan, PT CPI bekerja sama dengan dinas kesehatan terkait," kata Manager Corporate Communication Sonitha Poernomo melalui siaran pers yang diterima RiauPos.co.
Pasien tersebut dalam kondisi baik dan stabil selama lebih dari dua pekan dalam perawatan di rumah sakit.
Laporan: *1/Eka G Putra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…