Categories: Riau

Pastikan Tindak Tegas Pelaku PETI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau beserta jajaran baru-baru ini kembali melaksanakan operasi penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Hasilnya, 2 orang serta 1 unit alat berat berupa eskavator berhasil diamankan.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto memastikan pihaknya tidak akan pernah bosan menindak serta menangkap pelaku PETI atau illegal mining lainnya. 

Apalagi, sambung dia, hal itu merupakan salah satu program prioritas Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal."Polda Riau memastikan tidak akan memberi sedikitpun ruang bagi pelaku kejahatan berupa penambangan tanpa izin atau illegal mining. Karena dampaknya sangat jelas, merugikan lingkungan, merugikan masyarakat," tegas Sunarto, Ahad (30/1).

Khusus di Kabupaten Kuansing, dikatakan Sunarto bahwa Kapolda sebelumnya telah memberikan atensi kepada Polres setempat agar menjadikan PETI sebagai atensi. Sebab, kejadian yang berulang-ulang dan kerusakan alam yang semakin parah akibat aktivitas PETI, tidak bisa dibiarkan terjadi.

"Jajaran (polres setempat, red) sudah dipesankan oleh pimpinan agar menjadikan kasus ini sebagai atensi. Memang, ada banyak sekali penindakan yang telah di lakukan oleh polda dan polres sejak beberapa waktu ini," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Kepolisian Resort  Kuansing melancarkan operasi penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Hulu Kuantan. Hasilnya, dua orang pelaku PETI dan satu unit excavator (alat berat) berhasil diamankan dalam operasi gabungan yang dilancarkan tim gabungan Polres, Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Hulu Kuantan, Jumat (28/1) dini hari.

Operasi tim gabungan, berdasarkan informasi yang di dapat dari masyarakat. Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi yang mendapatkan informasi itu, menginstruksikan Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Boy Marudut Tua SH.

Boy Marudut langsung memerintahkan Kanit Tipidter Polres Kuansing Ipda Iwan RF Siagian SH MH bersama tim opsnal untuk mendatangi lokasi penambangan ilegal tersebut. Kemudian tim Sat Reskrim Polres Kuansing bersama tim dari Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Hulu Kuantan secara bersama-sama menuju lokasi aktivitas penambangan ilegal dengan menggunakan dua unit kendaraan roda empat.(nda)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

36 menit ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

49 menit ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

15 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

15 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

20 jam ago

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117 Triliun, Naik Rp17 Triliun dari Tahun Ini

ESDM mengusulkan subsidi listrik 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik Rp17 triliun, sekaligus menaikkan target produksi…

20 jam ago