Categories: Riau

APBD Perubahan 2021 Rp9,132 T

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menggelar rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2021, Rabu (29/9).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Yulisman didampingi tiga wakil ketua. Yakni Syafaruddin Poti, Agung Nugroho dan Hardianto. Sedangkan dari pihak pemprov, dihadiri langsung Gubernur Riau Syamsuar serta Sekdaprov Riau SF Haryanto.

Dalam rapat tersebut Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) menyepakati APBD Perubahan 2021 sebesar Rp9,132 triliun. Kesepakatan tersebut didapat setelah Banggar bersama TAPD melaksanakan pembasahan secara berkesinambungan sejak beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara Banggar DPRD Riau Kelmi Amri menuturkan, untuk pelaksanaan APBD Perubahan dewan merekomendasikan beberapa hal krusial yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat Riau secara menyeluruh. Rekomendasi tersebut diharapkan dewan dapat dilaksanakan pemprov tanpa terkecuali.

Di antaranya adalah penanggulangan serta pengendalian Covid-19. Meski saat ini kasus penyebaran sudah mulai menurun, dewan tidak ingin pemprov lengah, tetapi tetap waspada. Serta melakukan evaluasi terhadap penanganan Covid-19 selama ini.

"Pemprov harus melakukan perencanaan matang soal vaksinasi, untuk pihak dan masyarakat mana saja yang dapat divaksin. Kemudian menjalankan bantuan sosial dalam bentuk sembako, terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19," ujar Kelmi.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar usai rapat mengucap syukur dengan telah disahkannya APBD Perubahan. Setelah ini masih ada beberapa langkah lagi hingga APBD Perubahan dapat dilaksanakan. Di antaranya adalah evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Alhamdulillah kami telah dapat menyelesaikan APBD Perubahan bersama DPRD Riau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Anggaran DPRD dan TAPD yang telah membantu menyelesaikan APBD Perubahan. Hari ini telah disepakati pengesahan perdanya," sebut Gubri.

Syamsuar berharap, evaluasi dari Kemendagri tersebut dapat diselesaikan dalam waktu secepatnya. Sehingga proses pembangunan Riau dapat berjalan dengan maksimal dan sesuai harapan. Gubri mengatakan bahwa Pemprov Riau bersama DPRD Riau terus berupaya bekerja secara nyata dan terstruktur sesuai dengan perundang-undangan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Hal itu untuk menghasilkan APBD yang mencerminkan keperluan  masyarakat, sesuai dengan potensi daerah serta dapat memenuhi tuntutan terciptanya anggaran daerah yang transparan, akuntabel dan berorientasi kepada kepentingan publik. Instrumen APBD akan menjadi efektif dalam mencapai tujuan pembangunan apabila ditopang dengan perencanaan anggaran yang baik.

Kemudian, dilakukan dengan kemampuan secara konsisten dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Sehingga, kebocoran korupsi dan penyelewengan dapat dihindari. Dalam situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir, Syamsuar mengajak seluruh komponen satukan langkah bersama untuk selalu bekerja keras. Menjadikan Riau lebih maju, lebih baik dan lebih tertib sehingga pembangunan akan semakin nyata dan dirasakan oleh seluruh masyarakat.

"Kesepakatan APBD Perubahan telah didapat, semoga bermanfaat bagi masyarakat dan semoga terwujud Riau yang berdaya saing," tuturnya.(adv/nda)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

10 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

11 jam ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

12 jam ago

7.341 PKH dan 10.428 Sembako Kemensos Proses Penyaluran, Terlibat Pinjol dan Judol Tak Lagi Mendapat Bantuan

Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…

13 jam ago

Pasien Koma Meninggal Usai Dirujuk ke Pekanbaru, Keluarga Ungkap Kronologinya

Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…

13 jam ago

14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…

13 jam ago