Ilustrasi anak dicabuli. (JAWAPOS.COM)
SIAK (RIAUPOS.CO) – Dijanjikan uang jajan, empat bocah laki-laki di Kabupaten Siak diduga menjadi korban pencabulan. Aksi terduga pelaku berinisial SS (26) dilakukan di rumahnya.
Demikian dikatakan Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK MSI melalui Kapolsek Kandis Kompol David Richardo SIK.
Dijelaskan kapolsek, kasus tersebut terkuak setelah salah satu korban menceritakan kepada orangtuanya bahwa dia dan kawan-kawannya telah dicabuli dengan cara dipaksa oleh SS.
Awalnya pelaku mengajak korban ke rumahnya, lalu membawa masuk ke dalam kamar, kemudian menguncinya. “Saat itulah pelaku SS melakukan aksi bejatnya dengan cara melakukan pencabulan terhadap korban,” terang kapolsek.
Melalui penjelasan korban, terungkap juga bahwa teman-temannya juga pernah diperlakukan hal yang sama dan dijanjikan uang jajan.
Tidak terima anaknya dicabuli, orang tua korban mendatangi RT dan RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melaporkan kejadian itu.
“Hal itu tentu saja membuat warga yang punya anak kecil emosi dan khawatir,” ucap kapolsek lagi. Setelah mendapat keterangan dari para korban dan orang tua, perangkat RT/RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa berhasil mengamankan pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek.
“Pelaku mengakui perbuatannya. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek untuk proses selanjutnya,” terangnya.
Kapolsek mengingatkan kepada para orang tua untuk menjaga anak-anaknya, jangan sampai hal serupa terjadi lagi. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana,” terang kapolsek.
Kapolsek berharap ada upaya rehabilitasi secara psikologi terhadap para korban, agar tidak menimbulkan trauma di masa yang akan datang. Disebutkan kapolsek, saat ini pihaknya juga sedang melakukan pengembangan apakah ada korban lainnya, selain yang empat anak ini.(mng)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…