Categories: Riau

42 Korban Tindak Pidana Penjualan Orang Berhasil Diselamatkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) menjadi atensi utama Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Bahkan sejak Januari lalu, setidaknya sudah 42 korban TPPO yang berhasil diselamatkan polisi.

Bahkan beberapa di antaranya hendak dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto mengungkapkan, pihaknya telah menangkap sebanyak tujuh tersangka hingga akhir Juli ini.

Berbagai modus dila­kukan para tersangka untuk menjerat mangsanya.

Terbaru, pihaknya menangkap seorang pria di Pekanbaru bernama RS yang menjual anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang.

“Terbaru Ditreskrimum Polda Riau menangkap seorang pria bernama RS. Modusnya, pelaku mengiming-imingi korban pekerjaan di Pekanbaru. Namun setelah sampai, korban anak perempuan berusia 17 tahun dipaksa melayani pria hidung belang,” ungkap Kombes Anom, Senin (29/7).

Tidak hanya itu, pelaku juga merudapaksa korban berkali-kali. Di mana, uang hasil menjual korban kepada pria hidung belang, dikuasai oleh pelaku untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari dan juga narkotika jenis sabu.

“Korban dijual selama dua bulan. Pelaku meletakkan korban di hotel melati dan memin­ta korban melayani setiap pria hidung belang yang memesan dengan aplikasi,” sebutnya.

“Korban berhasil kabur dan mengadukan apa yang ia alami kepada ibu angkat korban di Jambi,” terangnya.

Dia mengajak seluruh ma­syarakat agar tidak percaya bujuk rayu oknum manapun yang bisa menjanjikan pekerjaan. Apalagi, orang yang tidak dikenal sama sekali dan meminta uang terlebih dahulu agar bisa dikirim bekerja ke luar negeri.

“Kami tidak melarang apabila ada yang ingin bekerja di luar negeri. Silahkan. Tapi ikutilah prosedur yang legal. Sehingga ketika berada di luar negeri, keamanan kita bisa terjamin dan bisa melapor ke kedutaan yang ada,” pungkasnya.(nda)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

15 menit ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

2 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

3 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

3 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

4 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

7 jam ago