Categories: Riau

Koper Rusak, JCH Diminta Melapor

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – 11 hari lagi, jemaah calon haji (JCH) mulai masuk asrama haji. Sesuai rencana perjalanan haji Kemenag, JCH masuk asrama haji mulai 11 Mei mendatang. Proses pendistribusian koper jemaah sudah berjalan. JCH yang mendapati kopernya rusak saat diterima, segera lapor ke petugas Kemenag setempat.

Seruan tersebut disampaikan langsung Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latif.

“Koper sudah mulai dikirim. Silakan diperiksa dulu kondisinya,” katanya, Senin (29/4). JCH diimbau tidak menerima dahulu, jika koper dalam kondisi rusak. Mereka diminta segera melapor supaya secepatnya dicarikan koper pengganti.

Selain itu Kemenag juga mengingatkan regulasi mengenai bobot barang bawaan jemaah. Ketentuannya untuk koper bagasi, maksimal 32 kg. Jemaah tidak hanya diminta mematuhi soal ketentuan berat saja. Tetapi juga jenis barang bawaan yang dilarang dibawa. Supaya tidak dilalukan pembongkaran saat pemeriksaan X-ray menjelang keberangkatan. Seperti diketahui setiap musim haji selalu ditemukan koper yang harus dibongkar. Misalnya didapati membawa korek api atau bahan yang meledak lainnya. Proses pembongkaran koper ini berpotensi mengganggu jadwal penerbangan. Karena setelah dibongkar, koper harus ditata ulang.

Sementara itu semakin dekatnya masa operasional haji 2024, Menag Yaqut mengingatkan tahun ini penyelenggaraan haji harus sukses. Dia bahkan mengatakan haji tahun ini, harus menjadi penyelenggaraan haji terbaik selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo sepuluh tahun belakang.

“Arahan Presiden Joko Widodo penyelengaraan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata Yaqut saat memimpin rapat persiapan haji dengan Ditjen PHU Kemenag. Ditjen PHU Kemenag harus menyelenggarakan ibadah haji tahun ini dengan baik tanpa kendala berarti. Jika ada potensi kendala atau gangguan, harus dimitigasi sejak dini.

Seperti diketahui tahun lalu, secara umum penyelenggaraan haji berjalan lancar. Catatan muncul ketika terjadi keterlambatan bus yang mengangkut jemaah dari Muzdalifah menuju ke Mina. Akibatnya sempat terjadi kepadatan di Muzdalifah. Selain itu, tahun lalu tingkat jemaah wafat lebih tinggi dari sebelumnya. Yakni mencapai 770 jemaah lebih.

Rapat tersebut juga membahas persiapan kedatangan Menteri Haji dan Umrah Saudi Tawfiq F. Rabiah ke Indonesia. Rencananya Menteri Tawfiq berkunjung ke Indonesia pada 29 April sampai 2 Mei. Dia dijadwalkan bertemu dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menag Yaqut, serta mengikuti lokakarya mengenai kesehatan haji.(wan/jpg)

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago