Categories: Riau

Zero Accident, Pembina K3 Se-Riau Terima Reward

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berhasil terapkan Zero Accident dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di wilayahnya, 9 Bupati/Walikota di Riau, Rabu (28/8) terima penghargaan sebagai pembina K3 dari Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi di sebuah hotel berbintang Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru.

Sebanyak 9 bupati/wali kota itu adalah Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Dumai, Bupati Indragiri Hilir, Bupati Indragiri Hulu, Bupati Rokan Hilir, Bupati Rokan Hulu, Bupati Siak, Bupati Bengkalis dan Bupati Pelalawan.  

“Penghargaan itu kita berikan karena bupati/wali kota itu berhasil membina dan memberikan dorongan serta motivasi kepada perusahaan dan pihak terkait dalam menerapkan norma K3,” ujar Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi yang diwakili Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau H Rasyidin SH kepada wartawan, Rabu (28/8). 

Selain itu Pemprov Riau juga memberikan penghargaan kepada 12 Perusahaan yang telah memiliki Sertifikasi Sistem Manajemen Kesalamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) zero kecelakaan kerja di perusahaan mereka. “Sebanyak 12 perusahaan itu 8 di Pekanbaru, 2 di Siak, 1 Bengkalis dan 1 di Dumai,” ucap Rasidin.

Kemudian 54 perusahaan di Riau yang belum memiliki Sertifikat SMK3 tapi berhasil menerapkan zero K3. “Sebanyak 54 perusahaan itu 18 di Pekanbaru, 7 di Rohil, 6 di Inhil, 6 di Rokan Hulu, 5 di Siak, 3 di Bengkalis, 3 di Dumai, 3 Pelalawan, 2 di Inhu dan 1 di Kampar,” ungkap Rasyidin. 

Penghargaan K3 Riau itu diberikan dalam rangka Penutupan Bulan K3 2019 yang ditaja oleh Disnakertrans Riau bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau dan dihadiri 9 bupati/wali kota di Riau serta beberapa perusahaan dan undangan lainnya. 

Kegiatan K3 itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kepada perusahaan dan masyarakat industri tentang pentingnya K3, karena kecelakaan kerja tidak hanya menyebakan kematian, kerugian materi, moril, dan pencemaran lingkungan namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. 

Deputi Direktur Wilayah Sumbarriau BPJS Ketenagakerjaan ,  Budiono mengatakan, program bulan K3 yang dilakukan Pemprov Riau itu sangat bagus, karena dengan adanya kegiatan itu semua Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan mengerti tentang keselamatan dan risiko yang dihadapi kalau tidak menerapkan K3.   

“Jadi dengan adanya bulan K3 itu perusahaan yang nakal di Riau ini sudah berkurang atau tidak banyak lagi,” ujarnya. 

Apalagi manfaat K3 ini sangat efektif dan bisa meminimalisir klaim BPJS Ketenagakerjaan dengan K3. “Jadi perusahaan harus bersinergi dengan Disnaker dalam hal ini,” ucap Budiono.(lin)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago