Categories: Riau

Buku Karya Anak-Anak Talang Mamak Diluncurkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Buku berjudul Memori Kolektif; Yang Dipagari Talang, Yang Dijaga Mamak karya anak-anak Talang Mamak dan diinisiasi AsM Low Office, diluncurkan di Kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak), Kamis (28/7).

Hadir dalam peluncuran buku ini, Rektor Unilak Dr Junaidi SH MHum, Ketua Majelis Keralatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Seri Raja  Majohan Yusuf, Ketua

Dewan Kesenian Riau (DKR) Taufik Hidayat, kepala Suku Talang Mamak, Kepala Desa Talang Sungai Parit, seniman dan budayawan Riau, pimpinan beberapa NGO, segenap dosen dan mahasiswa Unilak dan para penulis buku anak-anak asli Talang Mamak.

"Anak-anak Talang Mamak menulis buku, ini sangat membanggakan kita semua. Kearifan lokal di kampung-kampung kita termasuk Talang Mamak, memang harus ditulis dan dicetak agar dibaca banyak orang. Unilak memang memberi kesempatam dan ruang bagi mereka. Semoga buku ini bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Rektor Unilak Dr Junaidi saat menyampaikan sambutan.

Direktur AsM Low Office Andiko, dalam sambutannya mengatakan, buku karya anak-anak Talang Mamak ini merupakan buku istimewa yang ditulis oleh anak suku sendiri.

"Buku ini sekaligus mematahkan anggapan “orang luar” selama ini terhadap masyarakat adat Talang Mamak. Generasi mutakhir Talang Mamak ini: Dita, Ayu, Gunawan, dan Rendi, berhasil membuktikan bahwa masyarakat adat Talang Mamak bukan masyarakat yang terbelakang. Hanya saja selama ini, kita sendiri sebagai orang luar tidak pernah mau memberi kesempatan pada masyarakat ini dan cenderung belum apa-apa sudah memandang sebelah mata,’’ ujarnya.

 Jadi, buku memori kolektif ini, tidak hanya sekadar hasil dari menghimpun ingatan-ingatan mereka dalam bentuk tertulis, namun juga merupakan sebuah karya yang luar biasa yang bahkan orang-orang yang memandang mereka selama ini sebelah mata, belum tentu mampu berbuat demikian. ‘‘Ini sebuah pembuktian yang nyata," kata Andiko.

Sementara itu, Ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf juga menyampaikan rasa bangganya atas hadirnya buku tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada kepala suku yang hadir dan mendukung anak-anak Talang Mamak sehingga buku tersebut bisa lahir.

"Anak-anak Talang Mamak ini juga anak-anak kami. Bangga kami sangat besar atas keberhasilan anak-anak yang sudah menulis buku ini,’’ sebutnya.(kun)

 Mereka merekam jejaknya sendiri. Semoga ditiru oleh anak-anak suku lain,'' kata Datuk Marjohan.(kun)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…

2 jam ago

DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…

2 jam ago

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

1 hari ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

1 hari ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

1 hari ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

1 hari ago