Categories: Riau

Gerebek Stunting, Dandim, PHR dan BKKBN Kunjungi Rumah Warga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BKKBN Perwakilan Riau bersama Dandim 0301 Pekanbaru, PT Pertamina Hulu Rokan, Lurah Umban Sari dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) melakukan gerebek stunting pada 10 anak berpotensi stunting di Kelurahan Umban Sari, Rumbai, Kamis (28/7).

Kepala BKKBN Riau Dra Mardalena Wati Yulia MSi mengatakan, pihaknya telah berbagai upaya terus dilakukan termasuk gerebek stunting. Gerebek stunting ini dilakukan dengan mengunjungi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting dan diberikan bantuan makanan tambahan serta edukasi untuk mencegah stunting.

“Alhamdulillaah hari ini (kemarin, red) kita melakukan gerebek stunting bersama dengan PLKB, Dandim, PT Pertamina Hulu Rokan, Lurah Umban Sari, PLKB, PKBI Riau dan PT Pertamina Hulu Rokan yang bersedia menjadi bapak asuh stunting untuk lebih dari 100 bayi bawah dua tahun di Riau. Untuk kelurahan umban sari ini, pertamina hulu Rokan menyerahkan bantuan kepada 10 anak. Harapannya ini akan mampu mencegah terjadinya stunting pada anak yang kita kunjungi ini,''  ujar Mardalena.

Selain Kepala Perwakilan BKKBN Riau, hadir juga pada gerebek stunting yakni Pasiter Din 0301 Pekanbaru Mayor Inf J Sipotar, Analyst Social Performance PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Winda Damelia, Lurah Umban Sari Hj Asparida SSos MSi.

Sementara itu, Analyst Social Performance PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Winda Damelia mengatakan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab sosial perusahan PT Pertamina Hulu Rokan bidang kesehatan. Dikatakannya pihak PHR mendukung program pemerintah dalam hal ini mencegah munculnya stunting, menuju 14 persen stunting pada 2024.

“Ini adalah pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan dalam pilar kesehatan. Dalam hal ini kita berkolaborasi dengan BKKBN, PLKB, TNI, dan lain-lain. Dalam kegiatan ini kita memberikan bantuan dalam bentuk makanan tambahan untuk bayi, alat ukur timbang untuk puskesmas, serta pelatihan kader Posyandu.” jelas Winda.

Selain Pekanbaru, Winda mengatakan, PT PHR juga melakukan kegiatan serupa di Kabupaten Kampar, Siak, Bengkalis dan Rokan Hilir. Jumlah keseluruhan untuk Riau sebanyak 114 anak.

Sedangkan Lurah Umban Sari Rumbai Hj Asparida SSos MSi mengucapkan terima kasihnya kepada BKKBN Riau, TNI, PLKB, serta pihak PT PHR yang telah memberikan perhatian kepada warganya. Ia berharap hal ini mampu memotivasi keluarga yang dibantu untuk mencegah terjadinya stunting. Serta muncul bapak asuh lainnya agar persoalan stunting dapat ditekan.

“Alhamdulillaah kami Kelurahan Umban Sari mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, BKKBN Riau, PKBI Riau,TNI dan PT. Pertamina Hulu Rokan atas perhatiannya kepada warga kami. Harapannya nanti akan lebih banyak lagi pihak yang melakukan hal serupa agar persoalan stunting ini dapat segera turun,” kata Asparida.(eca)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago