tujuh-formasi-cpns-pemprov-riau-tidak-ada-peminat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dari total 123 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dibuka tahun ini di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, terdapat tujuh formasi yang tidak ada pelamar hingga batas akhir pendaftaran 26 Juli lalu.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, untuk seleksi CPNS tahun ini ada 123 formasi yang dibuka. Dengan rincian untuk formasi kesehatan 89 lowongan dan tenaga teknis 34 lowongan.
"Untuk CPNS ada 7 formasi yang kosong karena tidak ada pelamarnya," kata Ikhwan.
Tujuh formasi yang tidak ada peminatnya tersebut di antaranya adalah dokter spesialis anak, dokter spesialis bedah plastik, dokter spesialis forensik, dokter gizi klinik, dokter spesialis onkologi radiasi, dokter spesialis radiologi serta dokter spesialis syaraf. "Terhadap tujuh formasi yang kosong tersebut, sudah dilaporkan ke pemerintah pusat. Jika tahun depan ada seleksi lagi, akan diajukan lagi," ujarnya.
Dijelaskan Ikhwan, pada pembukaan pendaftaran seleksi CPNS tahun ini, tercatat ada 5.003 pelamar yang mendaftar seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Riau. Rinciannya untuk tenaga kesehatan ada 2.427 pelamar dan untuk tenaga teknis ada 2.576 pelamar.
"Sementara untuk jumlah pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru ada 6.413 pelamar dan untuk non guru ada 585 pelamar. Masing-masing melamar pada formasi kesehatan sebanyak 429 pelamar dan tenaga teknis sebanyak 156 pelamar," sebutnya. (sol)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…