Categories: Riau

28 Ribu Lebih Naker Terserap dari Investasi Triwulan I

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau mencatat penyerapan tenaga kerja (naker) dari investasi di Riau pada Semester I 2021, mencapai sebanyak 28.806 orang tenaga kerja Indonesia (TKI).

Gubernur Riau (Gub­ri) Syamsuar mengatakan, jumlah penyerapan tenaga kerja dari bidang investasi itu merupakan hal yang positif bagi pertumbuhan ekonomi di Riau. Di mana, peningkatan investasi berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja. 

"Alhamdulillah penyerapan tenaga kerja dari investasi di Riau pada Semester I 2021, mencapai sebanyak 28.806 orang tenaga kerja Indonesia," katanya, Rabu (28/7).

Lebih lanjut dikatakannya, daerah yang paling banyak menyerap tenaga kerja dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Kota Dumai. Kemudian juga beberapa daerah lainnya di Riau.

"Harapannya pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga penyerapan tenaga kerja di Riau bisa lebih meningkat lagi," harapnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Riau Helmi menyebutkan, penyerapan tenaga kerja terbanyak berasal dari PMDN yang sebesar 16.898 orang. Sementara, penyerapan tenaga kerja yang bersumber dari PMA sebanyak 11.908 orang.

Ia menjelaskan, daerah yang paling banyak menyerap tenaga kerja dari PMDN dan PMA adalah Kota Dumai, yaitu dari 224 proyek dengan nilai investasi Rp8,5 triliun dapat menyerap 2.887 TKI dan 13 TKA.

"Dumai mendominasi 37 persen penyerapan tenaga kerja PMDN dan PMA per Januari-Juni 2021 di Riau," jelasnya.

Kemudian, Kabupaten Pelalawan dari 128 proyek dengan nilai investasi Rp3,7 triliun dapat menyerap 5.698 TKI dan 35 TKA. Pekanbaru dari 1.078 proyek dengan nilai investasi Rp2.564.064.960.000 dapat menyerap 3.231 TKI.

"Selanjutnya, Kampar dari 295 proyek dengan nilai investasi Rp2,2 triliun dapat menyerap 4.024 TKI. Siak dari 169 proyek dengan nilai investasi Rp1,2 triliun dapat menyerap 5.875 TKI dan 1 TKA.

Bengkalis dari 330 proyek dengan nilai investasi Rp1,1 triliun dapat menyerap 894 TKI. Indragiri Hilir dari 185 proyek dengan nilai investasi Rp1,1 triliun dapat menyerap 3.080 TKI. Rokan Hulu dari 107 proyek dengan nilai investasi Rp996 miliar dapat menyerap 1.584 TKI. Indragiri Hulu dari 168 proyek dengan nilai investasi Rp721 miliar dapat menyerap 1.049 TKI.

"Kuantan Singingi dari 59 proyek dengan nilai investasi Rp598 miliar dapat menyerap 268 TKI. Rokan Hilir dari 72 proyek dengan nilai investasi Rp179 miliar dapat menyerap 189 TKI dan Kepulauan Meranti dari 19 proyek dengan nilai investasi Rp8,4 miliar dapat menyerap 27 TKI," paparnya.(sol)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

20 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

21 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

2 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

2 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

3 hari ago