Kasi data dan informasi BMKG Pekanbaru, Marzuki menjelaskan prediksi kondisi cuaca di provinsi Riau saat rapat evaluasi Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (29/7/2019). (SOLEH SAPUTRA/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru memprediksi pada bulan Agustus dan September, kondisi cuaca di provinsi Riau akan lebih kering. Untuk itu, tim satgas Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) provinsi Riau diminta untuk lebih waspada.
"Pada Agustus dan September kondisinya akan lebih kering, karena curah hujan mulai berkurang. Untuk itu kira harus lebih waspada lagi disini," kata Kasi data dan informasi BMKG Pekanbaru, Marzuki saat rapat evaluasi karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (29/7/2019).
Selain potensi kondisi cuaca yang lebih kering, arah angin pada dua bulan tersebut juga akan mengarah ke negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura. Karena itu, jika terjadi karhutla di Riau, maka kabut asap diprediksi akan sampai ke negara tetangga tersebut.
"Jika terjadi karhutla dan tidak segera ditangani, maka asap nya berpotensi akan sampai Malaysia dan Singapura. Tapi lebih cenderung ke Malaysia," sebutnya.
Sementara itu, untuk kondisi hot spot di Riau pada hari ini sebanyak enam titik. Yakni empat titik di Kabupaten Pelalawan dan dua titik di Kabupaten Indragiri Hilir.(sol)
Editor: Eko Faizin
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…