Categories: Riau

Informasi Barang Milik Daerah Bisa Diakses Smartphone

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Provinsi Riau, saat ini bisa mengetahui informasi pengelolaan barang milik daerah (BMD). Untuk mengetahui informasi tersebut, masyarakat bisa menggunakan layanan berbasis aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone yang diberi nama Riau Elektronik Sistem Aset Manajemen (Resam).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau Syahrial Abdi mengatakan, melalaui aplikasi tersebut masyarakat bisa mengakses tidak hanya informasi berupa data tertulis, tapi juga dapat mengetahui kondisi secara visual barang milik daerah.

‘’Misalnya kita bisa mengetahui unit kendaraan dinas mulai dari nomor register inventaris, data kendaraan, tahun berapa pembeliannya, jatuh tempo pajak, nama dan jabatan pengguna kendaraan, serta nilai aset,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dibuatnya aplikasi tersebut sebagai bentuk komitmen Pemprov Riau dalam melakulan pembenahan aset secara transparan. Hal ini juga sebagai sarana untuk membangun kesadaran bahwa aset itu harus dimanfaatkan untuk kepentingan daerah.

‘’Intinya kami ingin menyajikan info yang mudah diakses berbagai pihak secara sederhana, namun akurat serta membuat regulasi yang jelas tegas dan mudah,” ujarnya.

Dijelaskan Syahrial, layanan ini juga mengintegrasikan sistem IT dengan informasi yang ada di bagian aset. Sehingga informasi menjadi memadai dan cukup dan luas.

‘’Misalnya integrasi E-samsat dengan Resam menghasilkan info kendaraan yg nunggak pajak, juga menghasilkan info nama  pengguna dan jabatan pejabat yang memakai kendaraan dan rumah dinas,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, transparansi terutama dalam hal aset daerah saat ini sudah menjadi tuntutan semua pihak baik KPK dan masyarakat serta stakeholder lainnya. Menurutnya, layanan yang dibuat ini adalah upaya pihaknya untuk pengelolaan aset lebih baik lagi.

‘’Karena itu kita membangun gagasan transformasi Simplikasi dan Integrasi Pengelolaan BMD di Provinsi Riau. Semakin mampu kita menyajikan informasi secara transparan maka akan terwujud pemerintahan yang bersih,” kata Syamsuar.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

14 jam ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

15 jam ago

Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Miliaran, Kejari Inhil Siap Banding

Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…

16 jam ago

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…

16 jam ago

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

21 jam ago

Tabrakan KRL dan Argo Bromo, 15 Tewas, Korban Terjebak 9 Jam di Gerbong

Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…

21 jam ago