Categories: Riau

Yayasan Rotte Indonesia Mulya Gelar Khitanan Massal

RIAU (RIAUPOS.CO) — Sebagai bentuk kepedulian sosial di bidang kesehatan, Kamis (26/12) Yayasan Rotte Indonesia Mulya (RIM) atau Rotte Foundation kembali mengelar khitanan massal kepada lebih 75 anak yatim dan duafa.

Acara yang berlangsung di Puskesmas Rumbai Pesisir tersebut terselenggara atas kerja sama Yayasan Rotte Indonesia Mulya (RIM) atau Rotte Foundation dengan Puskesmas Rumbai Pesisir.

Kepala Puskesmas Rumbai Pesisir (Kapus) Hj Dince Safrina SSt mengatakan, semua peserta khitan berasal dari anak yatim dan duafa di sekitar Puskesmas Rumbai Pesisir. Namun sebagian ada juga dari Kecamatan Rumbai.

"Puskesmas Rumbai Pesisir mendukung kegiatan sosial khitan massal yang di selenggarakan Rotte Foundation, karena  Rotte Bakery dikenal banyak membantu masyarakat dan hendaknya

menjadi contoh bagi dunia usaha maupun lembaga lainya," ungkap Dince.

Selain itu, beberapa peserta terlihat menangis ketika akan dianestesi, namun terlihat tersenyum ketika keluar dari ruang sunat dan menerima bingkisan berupa sarung, tas sekolah, dan lain-lain dari Rotte Foundation.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rotte Indonesia Mulya (RIM) atau Rotte Foundation H. Budi Suhari, S.Pt. mengatakan, bahwa PT. Rotte Ragam Rasa (3R) merupakan perusahaan asal Pekanbaru yang mempunyai produk panganan roti (bakery) yang punya tag line “Ada kebaikan di setiap gigitan” roti asli asal putra Kota Pekanbaru yang sudah di kenal luas masyarakat ini terus tumbuh dan berkembang pesat, saat ini sudah mempunyai 45 cabang yang sudah merambah sampai di beberapa kota di Riau dan bahkan ke provinsi tetangga.

"Se-Indonesia ada 45 cabang yaitu di Pekanbaru ada 18 cabang, Duri 2, Dumai 2, Palalawan 2, Bangkinang 1, Medan 5, Rantau Prapat 2 dan Jabotabek 13," ucapnya.

Lebih lanjut Budi Suhari menjelaskan, dengan prinsip akad mudhorobah di bawah management PT Rotte Ragam Rasa (3R) ada kesepakatan setiap investor cabang untuk menyisihkan 20 persen dari profit untuk zakat, infak, sedekah. "Sebagai penanggung jawab pengelola dana sosial yang profesional maka dibentuklah Yayasan RIM. Dan kami belum setahun berdiri sudah banyak menggelar kegiatan sosial," ujarnya.(ayi/c)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

20 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

23 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

24 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

1 hari ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

2 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

2 hari ago