Categories: Riau

Minta Segera Dikirim ke Negara Ketiga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan imigran Afganistan melaksanakan aksi unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Rabu (26/1). Kedatangan para imigran ini bertujuan untuk memastikan keberangkatan ke negara ketiga penampung para pengungsi.

Salah seorang imigran, Nazir kepada wartawan mengatakan banyak dari mereka yang sudah lama berada di Pekanbaru ini. Bahkan sudah ada yang mencapai 10 tahun lamanya. Maka dari itu pihaknya ingin agar DPRD Riau menyampaikan keluhan serta aspirasi mereka kepada pihak UNHCR. Bahkan dirinya mendesak agar pengiriman para imigran secepat mungkin.

"Kami minta untuk dikirimkan ke negara ketiga, itu saja. Saya pribadi sudah berada di sini semenjak Desember 2014. Sampai saat ini belum pernah sama sekali bekerja, begitu juga dengan pendidikan formal," ucap Nazir.

Ketika ditanyakan apa saja fasilitas yang disediakan selama mereka mengungsi di Pekanbaru. Nazir mengatakan mendapatkan tempat tinggal satu ruangan diisi oleh dua orang. Mereka juga mendapat uang bulanan untuk dewasa Rp1,2 juta Untuk anak-anak senilai Rp500 ribu per bulan.

"Kami hanya meminta kejelasan kapan kami akan dipindahkan. Kami berharap para senator di sini menyampaikan kepada pemerintah Indonesia," pinta dia.

Sementara, Kepala Bidang Perizinan KemenkumHAM Kanwil Riau Irwanto menyayangkan aksi para imigran yang dilakukan secara berulang. Padahal pihaknya sudah menjelaskan bahwa pengiriman ke negara penampung merupakan kewenangan UNHCR.

"Bangsa ini sudah baik mengurusi mereka tapi mereka masih menanyakan untuk tinggal ke negara pengungsi. Itu urusannya UNHCR, kita tidak bisa memaksakan negara ketiga. Karena kewenangannya ada di UNHCR. Kita juga menunggu kebijakan terhadap para imigran ini. Pengungsi tidak sabar," ucapnya.

Dia mengatakan para imigran yang berjumlah ratusan orang itu sudah diiurusi dengan layak selama ini di Riau. Tapi tetap saja menyalahkan aparat. Bahkan tempat tinggal yang disediakan sangat layak dan diberikan uang tambahan. Dia justru meminta imigran tidak menyalahkan aparat mengingat urusan pengiriman ke negara ketiga bukan urusan aparat setempat.

Di tempat yang sama, Kasubag Humas DPRD Riau Raja Faisal yang menyambut kedatangan imigran di depan gedung DPRD Riau menyebut bahwa DPRD telah menerima aduan para imigran. Nantinya akan diteruskan ke pimpinan dewan.

"Kami tampung aspirasi para imigran yang disampaikan ke DPRD. Katanya tiga hari lagi mereka akan datang lagi ke sini. Kita sampaikan tuntutan ini ke pimpinan," sebut Raja Faisal.(nda)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

18 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

21 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

22 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

22 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

2 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

2 hari ago