Categories: Riau

Soal Kasus SH, Unri Gandeng Kemendikbudristek

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) mulai mengambil tindakan terhadap SH. Yakni tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap mahasiswi Hukum Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) kampus tersebut. Rektor Unri melalui Wakil Rektor II Unri Prof Dr Sujianto MSi menyebutkan, pihaknya tidak hanya diam saja. Segala sesuatu yang diperlukan telah dilakukan oleh rektorat.

Sujianto menyebutkan, sejak dua hari terakhir rektor telah memberi tugas kepada jajarannya untuk berkoordinasi dengan Kementerian  Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  (Kemendikbudristek). Rektor menurut Sujianto telah berkirim surat ke kementerian. Ini terkait tindakan-tindakan selanjutnya yang akan diambil Unri, yakni persoalan administratif SH.

"Rektor telah menugaskan Koordinator Bidang Kepegawaian untuk berkoordinasi serta  mengirimkan dokumen permohonan tim pendampingan rektor dalam pemeriksaan SH kepada pihak kementerian melalui Biro SDM dan Biro Hukum. Upaya ini adalah bentuk tindakan Rektor sebagai pimpinan dan atasan langsung dari SH, menindaklanjuti persoalan ini ke tahap selanjutnya. Ini akan segera masuk ke tahap pemeriksaan, guna pengambilan kebijakan administratif terhadap SH," kata Sujianto, Kamis (25/11).  

Untuk pemeriksaan nanti, lanjut Suji, rektor sesuai kapasitasnya telah mengusulkan nama-nama tim pendamping dari unsur pimpinan yang menangani urusan akademik, kepegawaian, kemahasiswaan serta dari pengawasan. Dalam pemeriksaan nanti, menurutnya, akan berpatok pada Peraturan Menteri Nomor 81 tahun 2017  tentang  Statuta  Unri kepada Menteri Kemendikbudristek selaku Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Jadi pemeriksaannya nanti dilakukan Tim Pendamping Rektor secara bersama-sama dengan tim dari kementerian. Ini pemeriksaan administratif terhadap SH untuk pengambilan kebijakan melalui rekomendasi yang di hasilkan berdasarkan aturan Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta PP nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil," jelasnya.

Sebelumnya, rektor telah lebih dulu menyampaikan hasil kerja Tim Pencari Fakta (TPF) selama 12-1 November 2021 ke Dirjen Dikti. Laporan itu sendiri merupakan sebuah rekomendasi yang dikeluarkan TPF agar dibentuknya Tim Investigasi Khusus dari Irjen Kemendikbudristek sendiri. Ketikanya ditanyai kembali terkait status SH sebagai Dekan FISIP Unri, Sujianto menyebutkan pihaknya masih berpegang pada kebijakan awal. Bahwa Unri belum akan menonaktifkan SH dari jabatannya selama SH belum ditahan oleh Polda Riau.

"Polda Riau kan menilai SH cukup kooperatif dan sudah pula dijamin oleh kuasa hukumnya. Maka kami sepenuhnya menyerahkan ke pihak yang berwenang. Kami menghormati keputusan tersebut. Kami akan tetap terus melakukan koordinasi dengan  pihak  Polda Riau terkait permasalahan ini," tutup Sujianto.(end)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…

9 jam ago

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Koalisi Sipil Desak Investigasi Independen

Kematian lima calon manajer Koperasi Merah Putih saat latsarmil menuai sorotan. Koalisi sipil mendesak investigasi,…

9 jam ago

Kebakaran Hebat Hanguskan 300 Kios di Tembilahan, Pemkab Pastikan Pedagang Tetap Berjualan

Pemkab Inhil menyiapkan relokasi sementara usai sekitar 300 kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan…

9 jam ago

Duel Panas Brasil vs Jepang, Ancelotti Usung Misi Revans di Piala Dunia 2026

Brasil mengusung misi balas dendam saat menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026…

9 jam ago

Naik Bus TMP Cuma Rp242, Promo HUT Pekanbaru Berlaku hingga 30 Juni

Pemko Pekanbaru menghadirkan promo tarif Bus Trans Metro Pekanbaru hanya Rp242 hingga 30 Juni dalam…

10 jam ago

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

1 hari ago