Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto saat mengingatkan petugas kepolisian yang berjaga agar tetap tenang ketika terjadi aksi pelemparan botol minuman, Kamis (26/9/2019). (AFIAT ANANDA/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Gedung DPRD Riau mulai memanas, Kamis (26/9). Massa yang berada di luar gedung memaksa masuk. Meski sudah dua kali ditemui pimpinan DPRD Riau, massa tetap ingin masuk ke dalam Gedung DPRD Riau.
Aksi lempar botol minuman dari arah massa ke aparat keamanan sempat terjadi. Dimana pada saat itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto meminta agar aparat keamanan untuk tidak terpancing.
“Tahan, tahan. Anggota tahan. Jangan ada yang terpancing. Adik-adik, mohon. Jangan. Kita bersaudara,” sebut Kapolresta melalui sebuah pengeras suara.
Dari pihak massa aksi juga disuarakan hal demikian. Melalui pengeras suara, saah seorang orator meminta agar tidak melakukan keributan. Setelah ada komando dari sang orator, aksi lempar botol kemudian terhenti. Massa aksi kemudian menyanyikan yel-yel agar berhati-hari dengan kemungkinan adanya penyusup yang memprovokasi.
“Hati-hati, hati-hati provokasi,” demikian penggalan yel-yel yang dinyanyikan serempak.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi tetap bertahan di depan Gedung DPRD Riau.
Laporan: Afiat Ananda
Editor: Deslina
Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…
Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…
Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…
Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…
Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…
Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…