Categories: Riau

Kakek 70 Tahun Dikira Meninggal Akibat Asap

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Seorang kakek berusia 70 tahun, Helmy Oemar, ditemukan tewas di lahan dekat Panti Asuhan Ar-Rahman, Dusun III Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Ahad (25/8) pagi. Setelah dilaporkan hilang oleh keluarga, Helmy yang sempat diisukan meninggal akibat asap ditemukan pukul 09.30 WIB.

Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi menjelaskan, korban meninggal dunia itu merupakan warga Jalan Wonorejo, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru yang ingin melihat tanahnya di Dusun III Rimbo Panjang pada Sabtu (24/8) pagi. Bahkan kakek itu sempat membeli makan siang lalu kembali ke kebunnya yang tidak begitu jauh dari persimpangan Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang.

"Kami menduga korban kelelahan karena faktor usia dan jarak yang ditempuh untuk berjalan. Korban ditemukan 300 meter dari lahan miliknya. Sementara sepeda motornya diparkirkan di panti asuhan yang tidak jauh dari lahannya. Sebelumnya pihak keluarga menyatakan korban menghilang," sebut Kapolsek.

Jurfredi menyebutkan, kerabat korban yang khawatir terus melakukan pencarian sebelum korban ditemukan kemarin. Bahkan Jurfredi sendiri ikut mendampingi langsung kerabat korban yang melakukan pencarian hingga  Ahad (25/8) pukul 02.00 WIB.
Setelah ditemukan, tidak didapati tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Ketika dikaitkan meninggalnya korban dengan kebakaran lahan yang kerap menerpa Rimbo Panjang, Kapolsek Tambang tidak yakin. Pasalnya, sejak saat pencarian korban hingga ditemukan tewas pada pagi hari, Dusun III Rimbo Panjang tidak begitu berkabut. Bahkan lokasi rawan kebakaran  dan sempat terbakar pekan lalu di Rimbo Panjang sangat jauh dari tempat ditemukan korban.

Keluarga korban juga menepis orang tuanya meninggal dunia akibat terpapar kabut asap dari Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Terkait opini yang tengah berkembang di luar ayahanda (Helmy Oemar, red) meninggal karena (asap) karhutla, kami tidak bisa menyimpulkannya. Pasalnya, kami tidak punya data akurat dan valid menengah orang tua saya meninggal karena kabut asap," ungkap M Shadiq Helmy, putra Helmy Oemar kepada Riau Pos.(end/rir)

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

11 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

11 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

12 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

12 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

12 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

13 jam ago