wagubri-gesa-pembangunan-makorem
Pekanbaru (RIAUPOS.CO) – PANGLIMA Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin SIP MM melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Riau, Rabu (24/11). Kedatangan Pangdam, disambut langsung Danrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed.
Sedangkan dari Pemerintah Provinsi Riau disambut oleh Wagubri Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi diwakili Wakapolda Brigjen Pol Tabana Bangun dan beberapa unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) lainnya.
Tiba di Pekanbaru, Pangdam langsung menuju kegiatan seremoni penutupan pengecoran terakhir pembangunan Markas Korem 031/WB yang saat ini tengah dikerjakan. Mayjen TNI Hassanudin juga sempat meninjau areal proyek yang diperkirakan masih dalam tahap finishing pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Wagubri Eddy Natar menyebut proses pembangunan Makorem sampai saat ini memang masih kurang dari 70 persen. Seharusnya, pada saat ini pembangunan sudah masuk pada tahap finishing atau penyelesaian. Maka dari itu, dia meminta kontraktor proyek untuk bisa menyelesaikan pembangunan sesuai masa kontrak dengan Pemprov Riau.
"Kita tahu bahwa dengan berakhirnya pembangunan konstruksi yang dipersiapkan harusnya sudah berada pada tingkat finishing. Tetapi tadi dari laporan pimpinan proyek kita melihat belum sampai 70 persen. Oleh karena itu dalam kesempatan ini kami minta supaya pembangunan bisa digesa," ujar Wagubri.
Sementara itu, Pangdam I BB Mayjen TNI Hassanudin SIP MM dalam kesempatan itu turut menyampaikan rasa terima kasih pimpinan TNI Angkatan Darat (AD) kepada Pemprov Riau atas hibah pembangunan gedung Makorem 031/WB ini. Soal proses pembangunan, Pandam turut mendorong agar penyelesaian bisa dilaksanakan tepat waktu.
"Soal proses pembangunan tadi sudah kita dengar itu yang akan kita dorong agar bisa selesai tepat waktu," pungkasnya.(hen)
Laporan ALFIAT ANANDA, Pekanbaru
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…