Categories: Riau

KTNA Mart Bantu Pasarkan Produk Pertanian dan Perikanan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk membantu memasarkan produk pertanian dan perikanan di Indonesia, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional akan membentuk KTNA Mart atau toko-toko KTNA di seluruh wilayah Indonesia. Pembuatan KTNA Mart tersebut merupakan salah satu hasil dari rembug utama KTNA Expo 2019 di Pekanbaru, Sabtu hingga Rabu (21-25/9).

 

Ketua Umum KTNA Indonesia, Ir H Winarno Tohir, mengatakan selama ini petani dan nelayan di Indonesia masih mengalami kesulitan memasarkan hasil produk-produknya. Dengan kondisi itu, harga-harga produk petani dan nelayan menjadi rendah.

"Untuk membantu pemasaran itu, kami akan membuat KTNA Mart di seluruh Indonesia. Saat ini, yang sudah diresmikan di Kabupaten Indramayu. Adapun kelebihan dari KTNA Mart ini adalah minimal 35 persen produk yang dijual produk petani dan nelayan lokal. Produk-produk yang dijual itu, bisa ikan kering, keripik, dan buah-buahan segar," katanya.

Rembug utama KTNA Expo 2019 mengangkat tema Memaksimalkan Kuantitas dan Kualitas Produk Pangan Lokal untuk Menuju Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia. Dengan semangat itu, lanjut Winarno, maka dibentuklah kegiatan rembug nasional ini untuk mewujudkan target tersebut.

"Karena kondisi sekarang ini, pendukung selalu meningkat sedangkan luas lahan perlahan tapi pasti terus menurun sehingga dikhawatirkan jika hal ini tidak segera diatasi, maka akan terjadi kekurangan pangan," sebutnya.

Pihaknya juga menghitung, kedaulatan pangan Indonesia berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi kekurangan lahan karena satu keluarga atau satu kapita hanya punya 408 meter persegi.

Dengan kondisi seperti itu, mutlak harus dilakukan ekstensifikasi luas lahan. "Dan luas lahan yang ada itu, adalah lahan marjinal yakni lahan gambut dan lahan rawa. Untuk mengelola dua jenis lahan ini tentu perlu teknologi," ujarnya.

Untuk membahas teknologi itu, pihaknya pada 1 Oktober mendatang akan mengadakan pertemuan membahas teknologi yang diperlukan tersebut.(sol)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mandi di Danau Raja Rengat, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Seorang pelajar SMP tewas tenggelam saat mandi di Danau Raja Rengat, Inhu. Korban diduga kelelahan…

19 jam ago

Bayar Hingga Rp5,7 Juta, Puluhan WNI Gagal Diberangkatkan Ilegal ke Malaysia

Polisi Dumai menggagalkan pengiriman 26 calon PMI ilegal ke Malaysia. Para korban diminta membayar hingga…

19 jam ago

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

3 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

3 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

3 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

3 hari ago