Zulmansyah Sekedang (DOK RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban kabut asap, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau sudah membuka posko gabungan di Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Posko ini sudah dibuka sejak Senin (23/9) dan mulai efektif memberi pelayanan kesehatan kepada keluarga besar wartawan dan masyarakat di sekitar Kantor PWI Riau pada Selasa (24/9).
Di posko gabungan ini, PWI Riau lewat nama "Safe House PWI Riau" menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada keluarga besar wartawan dan masyarakat sekitar. Selain layanan pemeriksaan kesehatan, juga disediakan obat-obatan, multivitamin, oksigen, masker dan keperluan lainnya. Bahkan setiap pagi harinya, Tim Safe House PWI Riau juga menyediakan sarapan pagi berupa bubur kacang hijau, lontong, kopi panas dan teh manis.
Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang didampingi Koordinator Posko Ardiansyah MZ Tanjung mengungkapkan, di posko gabungan juga ada fasilitas permainan untuk anak. Selain itu, juga bisa mengikuti dongeng anak, psikologi anak dan pemeriksaan medis anak. Adapun kegiatan ini dilaksanakan di Posko Gabungan Penanggulangan Kabut Asap di PWI Riau, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru pada Rabu (25/9) pukul 13.00 WIB.
"Diharapkan kepada yang memiliki anak untuk datang ke PWI Riau, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru untuk mengikuti dongeng anak, psikologi anak dan pemeriksaan medis anak," sebut Zulmansyah seraya mengatakan, kegiatan Safe House PWI Riau ini bekerja sama dengan Tim Misi Kemanusiaan dan Dakwah/MIKAD (Ponpes Ibnu Katsir dan Riau Care Indonesia), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Riau dan Yal Bersaudara.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…