Categories: Riau

Mengaku Awalnya Hanya Iseng-iseng

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, Kanit PPA didampingi Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHLA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bengkalis, Wasiah, menggelar keterangan pers terkait tindak pidana pencabulan terhadap anak-anak di bawah umur, di Mapolres Bengkalis, Senin (24/1).

Menurut Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, berawal kecurigaan orang tua korban yang mengaku dilecehkan oleh tersangka berinisial SP (47), kejadian itu dilakukan selang waktu  April-Desember 2021 lalu.

"Pada saat malam hari pelaku melakukan pelecehan seksual di rumahnya Desa Sei Nibung Siak Kecil,  Bengkalis, usai mengajar ngaji terhadap muridnya sambil menunggu Salat Isyak, dan semua korban anak perempuan yang melapor ada 4 korban berinisial Al, AS, SW dan DA dengan diraba-raba bagian sensitif oleh pelaku," ujarnya.

Sebelumnya anak itu mengadu ke orang tuanya atas perbuatan guru ngajinya pada  25 Desember 2021. Orang tua korban sepakat langsung melapor ke Polsek Siak Kecil pada  27 Desember 2021. Kemudian laporan ditindaklanjuti ke Polres tanggal 29 Desember 2021.

"Kami sebagai orang tua bersama anak kami (Korban) diminta jumpai psikolog di Pekanbaru, dan kami berangkat pada  3 Januari 2022 didampingi pihak KPAI dan pihak kepolisian," terangnya.

Disebutkannya, terhadap empat korban, dua di antaranya dua kali dilakukan pelecehan sedangkan 2 lagi hanya 1 kali.

Atas perbuatannya, pelaku  diancam Pasal 82 Ayat 1 Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Sedangkan Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHLA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bengkalis, Wasiah juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendmapingan terhadap korban.

"Saat ini masih dalam pendampingan kami dan korban hanya sebatas dilecehkan dan  belum dicabuli pelaku.  Tentu kami akan terus melakukna pendampingan terhadap korban," ujarnya.(gem)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

6 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

6 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago