Categories: Riau

Pemprov Riau Buka 80 Formasi CPNS, Baru Lima Ribuan Pelamar Penuhi Syarat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – SEJAK dibuka mulai 20 Agustus lalu, pendaftar CPNS 2024 belum banyak. Begitu pula dengan pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat, jumlahnya masih sedikit. Bahkan banyak instansi daerah yang pelamarnya belum ada.

Secara resmi Badan Kepe­gawaian Negara (BKN) me­ngeluarkan data rekapitulasi sementara pendaftaran CPNS 2024, sampai dengan kemarin (23/8) siang pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar baru 37 ribuan orang submit. Atau rata-rata sekitar 9.200 orang setiap harinya.

Pelamar harus mengikuti alur pendaftaran secara online. Setelah semua berkas dan persyaratan komplit, baru bisa melakukan submit. Jumlah pendaftar yang submit adalah 37.761 orang. Kemudian masuk tahap verifikasi, yang dilakukan oleh masing-masing instansi yang dilamar.

Jumlah pendaftar submit yang sudah dinyatakan memenuhi syarat baru berjumlah 5.797 orang. Proses verifikasi oleh masing-masing instansi masih terus berjalan. Bebarengan dengan proses dibukanya masa pendaftaran CPNS 2024.

Masih merujuk data BKN, sedikitnya ada enam instansi daerah yang nol submit. Diantaranya adalah Pemkab Purworejo, Pemkab Bangli, dan Pemkot Gorontalo. Informasi dari BKN menyebutkan nol submit itu bukan berarti tidak ada pelamarnya. Bisa jadi pelamar masih proses melengkapi dokumen, sehingga belum sampai pada klik resume dan terhitung sebagai pelamar submit.

Plt Karo Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Vino Dita Tama belum berkomentar banyak mengenai tren pendaftaran CPNS di pekan pertama ini. Merujuk pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada tahap awal biasanya pelamar masih sibuk melengkapi dokumen. Serta masih memilih-milih instansi atau formasi yang sesuai. ’’Proses pendaftaran CPNS tahun ini masih dibuka sampai 6 September mendatang,’’ ujarnya.

Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menyediakan formasi CPNS Tahun 2024 sebanyak 250.407 lowongan. Seluruhnya terbagi di 69 Instansi pusat dan 478 instansi daerah. Keseluruhan proses rekrutmen CPNS akan melibatkan sejumlah instansi yang tergabung di Panselnas.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Total ada 80 formasi yang disiapkan untuk seleksi CPNS tahun anggaran 2024.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Mamun Murod mengatakan, pada seleksi CPNS tahun ini, Pempov Riau juga membuka kesempatan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masa kerjanya sudah satu tahun diperbolehkan mengikuti seleksi. Selain PPPK, Pemprov Riau juga menyiapkan kuota 2 persen untuk disabilitas dari jumlah formasi yang dibuka.

“Pengumuman pendaftaran seleksi CPNS Pemprov Riau tahun sudah dibuka. Yakni mulai 23 Agustus sampai 2 September mendatang,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk penerimaan CPNS tahun ini pihaknya juga menyiapkan kuota 2 persen untuk pelamar disabilitas dari kuota formasi tersedia.

“Untuk CPNS disabilitas ada kita siapkan. Sesuai amanat, itu kuotanya 2 persen dari jumlah formasi. Jika kita buka 80 formasi, maka terdapat 2 orang kuota untuk disabilitas,” sebutnya.

Murod juga menjelaskan pelamar CPNS disabilitas terdapat syarat khusus. Dimana harus ada surat keterangan dari rumah sakit pemerintah yang menunjukkan disabilitas.

“Syarat itu untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan memang disabilitas. Kita juga ingin tahu disabilitasnya apa. CPNS disabilitas ini untuk pekerjaan yang sifatnya administrasi,” tuturnya.

Ada pun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pelamar yakni, Warga  Negara  Indonesia  dengan  batas  usia  paling  rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun. Usia  paling  tinggi  40  tahun pada  saat  melamar untuk  jabatan dokter dengan kualifikasi pendidikan dokter spesialis dan dokter sub spesialis.

“Kemudian tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana  dengan pidana penjara dua tahun atau lebih. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat  tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS dan PPPK,” sebutnya.

Selanjutnya, untuk tata cara pendaftaran yakni dilakukan secara daring melalui laman http://sscasn.bkn.go.id dengan  terlebih  dahulu membuat akun, dengan menggunakan  Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Kependudukan (KTP) Elektronik/Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu  Keluarga  (KK).

“Keterangan lebih lanjut terkait tata cara pendaftaran dapat dilihat pada tautan https://loker.bkn.go.id/index.php/s/agnXFMdWbri6PZj,” jelasnya.(wan/bay/jpg/sol)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

SUV Premium Mitsubishi Destinator Makin Pintar dengan Mitsubishi Connect

Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…

13 jam ago

Rumah Sehat Fohow Resmi Dibuka di Pekanbaru, Hadirkan Terapi Meridian TCM

Rumah Sehat Fohow resmi dibuka di Pekanbaru dan menghadirkan terapi Meridian berbasis Traditional Chinese Medicine…

13 jam ago

Keren! Tim Mahasiswa PCR Wakili Asia Pasifik di AAKRUTI Global Texas

Empat mahasiswa PCR tergabung dalam Tim Darnakel menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia Pasifik di…

14 jam ago

Fordismari Kritik Penunjukan Pj Sekda Kampar, Ini Tuntutannya

Fordismari menggelar aksi di Kantor Bupati Kampar menolak penunjukan Ardi Mardiansyah sebagai Pj Sekda dan…

14 jam ago

Diduga Terlibat Narkoba, Kades Koto Tandun Ditangkap Polisi

Kepala Desa Koto Tandun diamankan polisi terkait dugaan kasus narkoba. Pemkab Rohul memastikan pelayanan pemerintahan…

14 jam ago

PSMTI Riau Perkenalkan Ketua Baru kepada FPK Riau

PSMTI Riau menggelar pertemuan dengan FPK Riau untuk memperkenalkan Lindawati sebagai ketua baru dan memperkuat…

14 jam ago