Kebakaran Pasar Sungai Apit di Jalan Suka Ramai Kelurahan Sungai Apit, Siak, Sabtu (24/8/2019).(Wiwik/ripos)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Pada Sabtu (24/8) pagi, masyarakat Kecamatan Sungai Apit digegerkan dengan kebakaran Pasar Sungai Apit di Jalan Suka Ramai Kelurahan Sungai Apit, Siak.
Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui, pihak kepolisian masih melakukan penylidikan.Jumlah bangunan yang terbakar sebanyak enam unit, terdiri dari dua unit bangunan permanen dan empat unit bangunan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Informasi sementara yang diperoleh, api mulai terlihat oleh warga sekitar pukul 09.15 di salah satu bangunan yang terdapat bangunan, warnet, kios pangkas rambut, kios jualan baju- baju bekas dan kedai kelontong. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Saksi mata Tri mengatakan, api diduga dari korsleting listrik yang terlihat dari salah satu ruko tersebut. "Api terlihat telah membesar di salah satu bangunan," ungkapnya.
Petugas damkar dan masyarakat berupaya memadamkan api dengan satu unit mesin damkar, serta alat seadanya. Para pemilik bangunan berupaya menyelamatkan barang- barang yang masih berada di dalam bangunan.
Camat Sungai Apit Wahyudi ketika dikonfirmasi membenarkan Pasar Sungai Apit terbakar dan saat ini lagi pemadaman.
"Benar Pasar Sungai Apit terbakar. Saat ini masih dalam pemadaman. Berapa bangunan (yang terdampak, red) masih di data," jelasnya.(wik)
Editor: Arif Oktafian
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…