Categories: Pekanbaru

KPJ Ampang Puteri Siapkan Teknologi Mutahir Kanker

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Selama ini pengobatan penyakit kanker hanya bisa dilakukan dengan terapi kimia yang mana ini menyisakan efek samping. Salah satu terobosan baru dalam membunuh sel kanker dengan teknologi kanker, Jumat (23/8).

"Nantinya digedung baru kami akan ada alat, mesin terbaru untuk kanker. Ini dapat mengurangi komplikasi yang biasanya disebabkan oleh operasi," kata Corporate Executive KPJ Ampang Puteri,  Mohd Nazmi Bin Harun.

Rumah sakit yang telah dibuka sejak 1996 itu memiliki 230 kamar rawat inap di bangunan lamanya. Sementara, untuk gedung baru nantinya akan tersedia 150 kamar inap.

"Gedung baru akan ada macam-macam fasilitas dan alat yang mutahir. Seperti kanker, fisioterapis, jantung dan lainnya," tambahnya.(*1)

Editor: Arif

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Antrean Bio Solar Mengular ke Badan Jalan Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Bekerja Sama

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…

3 jam ago

Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar di Teluk Belitung

Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…

3 jam ago

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

9 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

10 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

10 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

10 jam ago