Pemko Dilema Hadapi Pedagang Musiman
KOTA (RIAUPOS.CO) — Sejak memasuki bulan Ramadan 1440 H, pedagang musiman ramai berjualan di sepanjang jalan Kota Pekanbaru. Beberapa pedagang nekat berjualan di bahu jalan sehingga membuat kemacetan arus lalu lintas.
“Sebenarnya, pemerintah berada di dua sisi untuk masalah ini,†kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M Noer kepada Riau Pos, Kamis (23/5).
Dijelaskan M Noer, Pemko Pekanbaru di satu sisi ingin memberikan kesempatan kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengembangkan produksi dan meningkatkan perekonomian dari hasil berjualan.
“Tapi di satu sisi lainnya, kami tidak mau kota menjadi tidak tertib,†katanya.
Oleh karena itu, M Noer meminta aparat terkait, baik Satpol PP maupun camat dan lurah untuk bisa melakukan pengawasan dan menertibkan lokasi-lokasi berjualan pedagang agar jangan sampai membuat kemacetan di wilayah masing-masing.
“Tentunya, kami juga meminta pengertian kepada masyarakat, khususnya pedagang untuk masalah ini,†ucapnya.
M Noer mengimbau agar pedagang bisa berjualan di tempat yang tidak menimbulkan kemacetan. Yaitu dengan cara berjualan tidak di pinggir jalan.
“Kalau jalan utamanya macet, ambil jalan siripnya itu bisa. Tapi, masyarakat kan cenderung ke depan-depan. Kalau bisa mundur supaya tidak menganggu pengguna jalan lainnya,†jelasnya.(*1)
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…