ILUSTRASI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Potensi turunnya hujan di Porvinsi Riau kemungkinan akan terjadi pada siang hari ini, Senin (23/9/2019). Meskipun dikatagorikan ringan, namun setidaknya mampu menipiskan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
Hasil perkiraan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, pada Senin (23/9) pagi ini kondisi cuaca cerah berawan dipredikasi bakal ada peluang hujan meski cukup ringan di sebagian wilayah Riau. Pada siang hari potensi hujan bisa terjadi di Meranti, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.
"Untuk malam hari diperkirakan peluangnya hujan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu," ungkap Kasi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru Marjuki
Untuk kondisi suhu udara di Riau sendiri berkisar antara 22-33 derajat celcius dan kelembapan udaranya diangka 50-95 persen. Sementara arah angin mengarah ke timur laut menuju tenggara "Dengan kecepatan 10-20 km per jam," sambungnya.
"Dengan adanya potensi penurunan jarak pandang diperkirakan hingga malam hari. Kekaburan udara ini diakibatkan adanya partikel kering seperti asap dan haze," ungkap Marjuki..
Melansir dari laman bmkg.go.id untuk melihat tren per jamnya kualitas udara (PM10) di Pekanbaru, terlihat melalui grafik terjadi penurunan meski masih berada dilevel berbahaya di atas 350 ugram/m3.
Sejak pukul 00.00 WIB terpantau PM10 berada diangka tertinggi mencapai 683,83 ugram/m3. Angka ini turun secara perlahan hingga di pukul 07.00 WIB berada diangka 556.46 ugram/m3 dengan kategori berbahaya.
Laporan: Muslim Nurdin/*1
Editor: wws
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…