Categories: Riau

Pagi Ini, Hot Spot Terpantau 256 Titik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jarak pandang terbatas di bawah seribu meter atau satu km terpantau di empat kabupaten/ kota di Provinsi Riau. Hal ini disebabkan adanya kabut asap pekat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi selama beberapa bulan terakhir di Sumatera dan Kalimantan.

Hasil perkiraan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, pada Senin (23/9) pagi ini di Kabupaten Pelalawan dan Rengat, Indragiri Hulu jarak pandang hanya 300 meter dengan disertai asap. Sementara Kota Pekanbaru hanya 500 meter dan Dumai 800 meter saja.

"Dengan adanya potensi penurunan jarak pandang diperkirakan hingga malam hari. Kekaburan udara ini diakibatkan adanya partikel kering seperti asap dan haze," ungkap Kasi Data dan Informasi Marjuki.

Sementara kondisi cuaca cerah berawan dan dipredikasi bakal ada peluang hujan meski cukup ringan di sebagian wilayah Riau. Dijelaskan dia, pada siang hari potensi hujan bisa terjadi di Meranti, Siak, Bengkalis,  Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.

"Untuk malam hari diperkirakan peluangnya hujan terjadi di sebagian wilayah  Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu," ucapnya.

Untuk kondisi suhu udara di Riau sendiri berkisar antara 22-33 derajat celcius dan kelembapan udaranya diangka 50-95 persen. Sementara arah angin mengarah ke timur laut menuju tenggara "Dengan kecepatan 10-20 km per jam," sambungnya.

Selanjutnya, titik panas (hotspot) di Sumatera pada pukul 06.00 WIB terpantau ada 1591 titik. Terbanyak ada di tiga Provinsi, yakni Sumsel 675 titik, Jambi 505 titik, serta Riau diurutan ketiga dengan 256 titik.

"Di Riau itu tersebar di sebelas kabupaten dan kota, yakni Pekanbaru Satu Titik, Bengkalis 17 titik, Meranti 12 titik, Kampar 7 titik, Dumai 9 titik, Kuansing 7 titik, Pelalawan 29 titik, Rohil 73 titik, Rohul 1 titik, Inhil 58 titik dan Inhu 42 titik," jelasnya.

Kemudian ada 172 yang diduga titik api (firespot) di Riau. Tersebar di Bengkalis 13 titik, Meranti 8 titik, Kampar 2 titik, Dumai 5 titik, Kuansing 2 titik, Pelalawan = 22, Rohil 45 titik. "Lalu Rohul satu titik, Inhil 40 titik dan Inhu 34 titik," sambungnya. 

Melansir dari laman bmkg.go.id untuk melihat tren per jamnya kualitas udara (PM10) di Pekanbaru, terlihat melalui grafik terjadi penurunan meski masih berada dilevel berbahaya diatas 350 ugram/m3.

Sejak pukul 00.00 WIB terpantau PM10 berada diangka tertinggi mencapai 683,83 ugram/m3. Angka ini turun secara perlahan hingga di pukul 07.00 WIB berada diangka 556.46 ugram/m3 dengan kategori berbahaya.

Laporan: Muslim Nurdin/*1

Editor: wws

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

1 hari ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

1 hari ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

1 hari ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

1 hari ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

2 hari ago