Categories: Riau

Alat Berat Bisa Dipinjam

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) -Pemerintah Provinsi Riau menyediakan alat berat jenis ekscavator yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk membuka lahan. Alat berat tersebut disediakan agar masyarakat yang ingin membuka lahan tidak dilakukan dengan membakar yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan, peminjaman alat berat kepada masyarakat tersebut merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi karhutla. Karena saat ini karhutla sudah terjadi di beberapa kabupaten/kota di Riau.

"Pemprov Riau menyediakan alat berat yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk membuka lahan. Jadi masyarakat tidak perlu membakar lahan," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, bagi masyarakat yang ingin menggunakan alat berat tersebut, dapat mengajukan peminjaman ke Dinas PUPR melalui UPT-nya yang ada di daerah. Nantinya, pihaknya akan meminjamkan alat berat beserta operator.

"Alat berat tersebut saat ini sudah berada di Riau dan siap digunakan. Bagi masyarakat yang akan membuka lahan untuk pertanian, bisa mengajukan bantuan," ujarnya.

Dengan penggunaan alat berat untuk membuka lahan tersebut, diharapkan masyarakat tidak akan lagi membuka lahan dengan cara membakar yang bisa menyebabkan karhutla. Karena membuka lahan dengan membakar tidak memerlukan banyak biaya. "Nantinya jika masyarakat ingin menggunakan alat berat itu, tidak akan dikenakan biaya atau gratis," sebutnya.

Selain untuk membantu masyarakat yang akan membuka lahan, alat berat ini juga bisa digunakan untuk menyekat api jika terjadi karhutla di lahan gambut yang sulit dipadamkan.

"Alat berat tersebut bisa digunakan untuk melakukan penyekatan api jika terjadi karhutla di lahan gambut. Kemudian bisa juga untuk menjangkau daerah yang tidak bisa dijangkau tim pemadam karhutla," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak masyarakat Riau untuk bisa sama-sama menjaga hutan dan lahan di Riau dari ancaman karhutla. Pasalnya, saat ini di Riau sudah menghadapi musim kemarau.

"Kami minta semua pihak terutama masyarakat dapat menjaga hutan dan lahannya, jangan membakar. Karena saat ini sudah musim kemarau," ujarnya.(ade)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

42 menit ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

2 jam ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

2 jam ago

Kebakaran Hebat di Inhil, 80 Rumah di Pasar Bom Ludes Dilalap Api

Kebakaran hebat di Pasar Bom, Inhil, hanguskan 80 rumah warga. Tidak ada korban jiwa, namun…

2 jam ago

Dies Natalis ke-4 Universitas Awal Bros Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Universitas Awal Bros rayakan Dies Natalis ke-4 secara hybrid. Berbagai kegiatan digelar hingga pemberian penghargaan…

23 jam ago

Pekanbaru Teken MoU PSEL, Sampah Disulap Jadi Energi Listrik

Pekanbaru teken MoU PSEL untuk olah sampah jadi energi listrik. Proyek ini ditargetkan kurangi beban…

23 jam ago