stok-apd-untuk-tangani-pasien-corona-di-rsud-riau-menipis-mau-beli-di-pasaran-habis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Alat pelindung diri (APD) yang dipakai tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat untuk menangani pasien suspect dan positif corona di Riau mulai menipis. Agar tetap bisa bekerja merawat pasien yang ada, tenaga kesehatan di Riau terpaksa harus menghemat APD yang ada.
Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi, mengatakan, saat ini stok APD di RSUD Arifin Achmad masih ada, namun mulai menipis. Pihaknya sebenarnya ingin melakukan pembelian APD namun stok di pasaran tidak ada. Hal tersebut juga hampir merata terjadi di rumah sakit lainnya di Riau yang menangani pasien suspect corona.
"Kami sudah berusaha untuk menghemat APD yang ada, karena stoknya terus menipis. Tim kesehatan tidak bisa bekerja menangani pasien suspect atau positif corona jika tidak ada APD itu," katanya.
Dijelaskan Nuzelly, yang menjadi persoalan menipisnya APD tersebut bukan karena anggaran yang tidak tersedia, namun memang karena APD tersebut sudah sulit ditemukan di pasaran karena stoknya yang tidak ada.
"Jadi perlu kami luruskan, bahwa bukan anggaran untuk membeli APD itu yang tidak ada. Melainkan stok barangnya yang tidak ada," tegasnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Buya Yahya ingatkan persiapan utama Ramadhan adalah membersihkan hati dan menyusun rencana ibadah agar bulan…
Disdikpora Kampar atur jam belajar dan jadwal libur Ramadan 1447 H. PAUD-TK diliburkan, SD dan…
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…