Polres Inhu Ringkus 41 Tersangka N arkoba
(RIAUPOS.CO) — Terhitung sejak Januari hingga pekan ketiga Mei 2019, sudah 41 orang tersangka kasus narkotika diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Indragiri Hulu. Ke-41 orang tersangka itu terdiri atas 27 kasus yang tersebar dalam wilayah hukum Polres Inhu.
Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Jalifer Lumban Toruan SAP mengatakan, ada beberapa kecamatan yang dinilai rawan peredaran narkoba. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus yang terungkap di daerah itu.
Di antara daerah yang rawan peredaran narkotika berdasarkan jumlah kasus yang terungkap yakni Kecamatan Pasir Penyu, Kecamatan Peranap, Kecamatan Lirik dan Kecamatan Kelayang. “Jumlah penanganan kasus tahun 2019 ini jauh meningkat dibanding tahun 2018 lalu,†ujar Kapolres, Selasa (21/5).
Untuk itu, Kapolres Inhu telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polsek yang dianggap rawan narkoba untuk meningkatkan jadwal patroli dan pengawasan di lapangan. Sehingga patroli dan pengawasan ini dapat mempersempit ruang peredaran narkotika.
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.