Categories: Riau

Ratusan Nelayan Meranti Belum Kantongi BPKP

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Separuh dari seribuan kapal nelayan asal Kabupaten Kepulauan belum mengantongi Bukti Pencatatan Kapal Perikanan (BPKP) yang diterbitkan pemerintah daerah setempat. Dikatakan Kabid Tangkap Dinas Perikanan Kepulauan Meranti Randolph Hutauruk, penyebab utama terjadinya hal tersebut akibat kurangnya kesadaran hingga persoalan teknis.

Menurutnya, sesuai dengan Permen Keluatan dan Perikanan RI No 30 Tahun 2012 tentang usaha perikanan tangkap di Indonesia, kapal nelayan di bawah lima GT wajib mengantongi BPKP. “Namun kembali, masalahnya kurang kesadaran dari nelayan kita. Padahal proses penerbitan BPKP bukan sulit. Selain lampiran data diri, hanya melampirkan Pas Kecil. Dan itu cukup mendatangi KSOP setempat,” ujar Randolph, Selasa (21/5/19) siang kepada Riau Pos.

Secara detail, jumlah kapal nelayan di bawah lima GT asal Meranti sekitar 1.015 unit. Yang rutin dalam menerbitkan dan melakukan perpanjangan BPKP tahunan tidak kurang dari 200 unit. Sementara sisanya bandel.

“Namun hal itu dampak dari beberapa persoalan. Mulai dari persoalan minimnya kesadaran, hingga teknis seperti minimnya fasilitan dan sarana penunjang,” ungkapnya.

Bicara masalah minimnya kesadaran, ia mengaku banyak nelayan Meranti yang menganggap BPKP tidak perlu. Terlebih terhadap nelayan kecil yang berlabuh menggunakan sampan. “Terlebih pengawasan memang jarang dilaksanakan oleh Pemprov Riau,” ungkapnya.

Sementara jika bicara masalah teknis, yang pertama terjadi dalam penerbitan Pas Kecil dari KSOP terhadap nelayan Merbau dan Tasik Putri Puyu. Dalam menerbitkan lampiran Pas Kecil, nelayan di sana harus ke KSOP Wilker Pakning, Bengkalis.

Sementara untuk nelayan Kecamatan Rangsang Kepulauan Meranti, mereka lebih dominan mengurus BPKP di Tanjung Balai Karimun, Kepri. Hal itu dampak dari tidak memiliki fasilitas pendukung seperti fasilitas PPI, dan Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di Kepulauan Meranti.

“Saya dengar memang banyak nelayan Meranti yang kantongi BPKP yang diterbitkan oleh Pemerintah Tanjung Balai Karimun, Kepri. Paslanya di sana fasilitas lengkap,” ujarnya.(*4/zed)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago