Categories: Riau

2024, Pemilih Riau 3,9 Juta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menargetkan peningkatan partisipasi pemilih pada pemilu 2024 mendatang. Pada pemilu 2019 lalu, partisipasi pemilih di Riau masih di bawah rata-rata angka partisipasi nasional.

Komisioner KPU Riau Nugroho Notosusanto menyebutkan, pada 2019 lalu partisipasi pemilih di Riau hanya 69,66 persen. Berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 76 persen dari target awal 77,50 persen. Namun pada 2024 mendatang, KPU Riau menargetkan peningkatan jumlah partisipasi, walaupun tidak menyebutkan angka spesifik.

"Pemutakhiran data pemilih terakhir di Riau, per November 2021, ada 3,9 juta pemilih. Pemilu 2024 mendatang kami menargetkan angka partisipasi meningkat. Kalaupun tidak mencapai rata-rata nasional, setidaknya dapat lebih tinggi dari 2019 lalu yang mencapai 69,66 persen," kata Nugoro pada kegiatan Evaluasi Pemilihan 2020 dan Proyeksi Pemilu 2024, Senin (20/12).

Angka 69,66 persen itu sendiri menurut Nugroho, untuk partisipasi pemilih di Riau, sudah naik dari pemilu sebelumnya. Pasalnya, berdasarkan catatan KPU Riau, pada pemilu 2015 angka partisipasi pemilih di Riau hanya sebesar 65,03 persen. Pada pemilu serentak itu sendiri terjadi fluktuasi partisipasi pemilih di sejumlah kabupaten/kota.

KPU Riau mencatat, ada sejumlah daerah mengalami kenaikan partisipasi. Yaitu, Indragiri Hulu, Bengkalis, dan Pelalawan. Pelalawan mencatatkan kenaikan angka partisipasi tertinggi yang tembus 76,82 persen. 

Sementara tiga daerah lainnya mengalami penurunan tertinggi. Yaitu Rokan Hulu (Rohul), Kuantan Singingi (Kuansing), dan Kota Damai. Dumai mengalami penurunan partisipasi paling tajam, hanya 63,1 persen pemilihnya yang ikut mencoblos.

Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada 2024 mendatang tersebut, KPU Riau menurut Nugroho telah melakukan berbagai upaya. Termasuk literasi pemilu hingga pendidikan pemilih bagi masyarakat. Bahkan KPU Riau membentuk Desa Peduli Pemilih.

"Kami mendorong partisipasi di antaranya lewat Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di tiga desa di wilayah Siak, Dumai, dan Pelalawan untuk desa-desa sulit akses dan terpencil. Selain itu ada program Sekolah Literasi Demokrasi Perempuan yang juga bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemilu, seperti menjadi petugas adhoc," sebut Nugroho.

KPU, menurut Nugroho, juga turun ke masyarakat pedalaman. Seperti ke perkampungan Suku Akit, Talang Mamak dan Suku Sakai. Selain meningkatan kuantitas pemilih, KPU Riau juga fokus pada peningkatan kualitas pemilih.

"Tak hanya jumlah yang hadir ke TPS tapi kami harapkan juga kualitas. Seperti mengapa mereka datang pemilu. Ini soal minimalisir politik uang," sebut Nugroho pada kegiatan yang juga dihadiri Sekretaris KPU Riau Rudinal dan sejumlah Komisioner KPU Riau lainnya sore itu.(end)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

12 jam ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

2 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

4 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

4 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

4 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

4 hari ago