Tim Paskibra Resmi Dibubarkan
(RIAUPOS.CO) — BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Haholongan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin secara resmi menutup pembinaan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019, Selasa (20/8).
Penutupan kegiatan yang dimulai sekitar sebulan lalu, tepatnya Rabu, 24 Juli 2019, dilakukan di tempat yang sama. Di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut.
Dengan ditutupnya kegiatan itu, maka 75 orang Paskibra Kabupaten Bengkalis 2019 yang berasal dari sejumlah SMA/SMK hasil seleksi 11 kecamatan, mulai hari ini (kemarin, red) secara resmi dibubarkan.
Haholongan atas nama Pemkab Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada ke-75 putra-putri terbaik kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang telah sukses menunaikan tugasnya.
Yakni mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia di lapangan Tugu Bengkalis, Sabtu, 17 Agustus 2019.(esi)
Apresiasi serupa juga disampaikan kepada pembina, pelatih, tim medis dan pihak manapun yang telah berkontribusi menyukseskan upacara peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia tersebut.
Kepada mereka, Haholongan berpesan, agar senantiasa belajar dan bekerja keras. Karena keduanya merupakan kunci untuk meraih sukses. Untuk menjadi orang besar.
Kemudian, Haholongan juga meminta kepada seluruh anggota Paskibra Kabupaten bengkalis 2019 agar selalu menerapkan kedisiplinan, memiliki mental yang kokoh, ulet, tegar dan pantang menyerah.
Lalu, sambungnya, jiwa patriotisme dan nasionalisme tinggi, tempaan atau gemblengan yang didapatkan selama kegiatan pelatihanPaskibra dapat diimplemantasikan dan ditularkan kepada masyarakat. Khususnya kepada sesama generasi muda di lingkungan masing-masing.
“Jadilah pemenang, bukan pecundang. Jadilah ujung tombak, garda terdepan dalam merekat dan membangun semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat,” harapnya.(esi)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…