Categories: Riau

Sepakat Cegah Karhutla dan Peredaran Narkoba

RIAU (RIAUPOS.CO) — Komisi I DPRD Riau yang membidangi persoalan hukum, mendatangi Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Senin (20/1). Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua Komisi I Ade Agus Hartanto itu disambut langsung Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi beserta jajaran. Ada banyak hal yang dibicarakan maupun didiskusikan dalam kesempatan tersebut. Diantaranya adalah komitmen bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta pemberantasan narkoba.

Hal itu dijelaskan Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hartanto usai pertemuan. Kata Ade, pertemuan dengan kapolda utamanya merupakan silataruhmi untuk mempererat sinergitas antar mitra vertikal."Silaturahmi dengan Kapolda Riau serta jajaran. Alhamdulillah kami disambut dengan  sangat baik tadi oleh Pak Kapolda," sebut Ade.

Lebih jauh disampaikan dia, pihaknya sempat berdiskusi cukup lama dengan Kapolda mengenai karhutla. Apalagi saat ini sudah mendekati musim kemarau. Dimana Kapolda Riau langsung memberikan pemaparan kepada DPRD, mengenai kesiapan korps Bhayangkara tersebut.

"Tadi dipaparkan langsung Pak Kapolda panjang lebar. Kepolisian dalam posisi siap. Apalagi saat ini didukung dengan aplikasi terbaru. Sehingga memudahkan kepolisian mendeteksi dini titik api yang ada. Aplikasi serupa juga dimiliki oleh Pemprov dan Pemkab," terang Ade.

Selanjutnya, Komisi I dikatakan dia juga sempat menyinggung soal peredaran narkotika. Data terakhir yang pihaknya miliki, Riau merupakan provinsi ke-6 dengan tingkat peredaran narkotika tertinggi. Maka dari itu pihaknya meminta kepada kapolda agar menjadikan hal tersebut sebagai atensi utama.

"Kami juga sempat berbicara mengenai peredaran narkotika. Ternyata Pak Kapolda memiliki komitmen yang kuat untuk memberantas narkoba. Utamanya bandar besar sampai ke produsen. Itu dibuktikan dari beberapa kasus yang sudah ditangani kepolisian," paparnya.

Diakui dia, Polda merupakan mitra vertikal. Sehingga ada batasan-batasan tertentu. Berbeda antara DPRD dengan pemerintah Provinsi Riau.

"Memang mitra vertikal ada batasan kerja kita. Namun tujuannya adalah sama untuk masyarakat Riau. Contohnya saja karhutla  dan narkoba. Maka kami harapkan seluruh leading sectoryang ada untuk saling bahu membahu memberantas narkoba dan karhutla. Setidaknya meminimilasir dampak di tengah masyarakat," tambahnya.(adv)

Narasi: Afiat Ananda
Foto: Humas DPRD Riau

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

18 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

18 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

18 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

19 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

19 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

20 jam ago