Replika Kapal Tongkang yang terbakar merupakan puncak dari kegiatan Bakar Tongkang dan menandai berakhirnya iven sekaligus ritual, budaya bagi masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi.
(RIAUPOS.CO) — Iven Bakar Tongkang kembali dihelat dengan meriah di Bagansiapiapi, Rokan Hilir. Sejak masuk sebagai top iven kalender wisata nasional, gelaran Bakar Tongkang selalu mendapatkan kunjungan wisatawan secara luar biasa. Tingkat kunjungan wisatawan baik lokal, mancanegara mengalami trend peningkatan secara signifikan.
Hal itu terpantau dengan membludaknya wisatawan selama beberapa hari pada sebelum maupun pascakegiatan Bakar Tongkang 2019. Segenap sentra usaha, pelaku ekonomi turut mendapatkan efek positif dari keberadaan wisatawan karena kebutuhan akomodasi, penginapan, transportasi, konsumsi dan seterusnya.
Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp menegaskan keberadaan Iven Bakar Tongkang merupakan aset berharga bagi daerah yang perlu didukung dan dilestarikan. Banyak aspek yang berkaitan dengan iven ini mulai dari terjaganya ritual budaya bagi masyarakat setempat, penghargaan terhadap aspek historis yang terjadi dan mempengaruhi pada perkembangan kota Bagansiapiapi serta multi aspek lainnya.
“Pemda akan mendukung terus untuk acara Bakar Tongkang sehingga dapat berjalan dengan sukses seperti yang diharapkan,†kata Bupati H Suyatno AMp.
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…
Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…