FOTO BERSAMA: Sekda Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin foto bersama dengan pengurus Himpunan Nelayan Indonesia usai melakukan buka bersama, baru-baru ini.(humas pemkab inhil)
(RIAUPOS.CO) — Kekuatan dapat digambarkan seperti ikatan sapu lidi. Jika tidak diikat, maka lidi tersebut akan tercerai berai dan tidak berguna serta mudah untuk dipatahkan.
Namun sebaliknya, jikalau lidi-lidi itu digabungkan, diikat menjadi sapu dan bersatu tidak ada manusia bisa mematahkannya hanya dengan menggunakan tangan.
‘’Marilah kita tetap menjaga persatuan agar tetap kuat seperti sapu lidi,†ajak Sekda Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin, dalam salah satu acara di Tembilahan, belum lama ini.
Gambaran tersebut sangat aktual sekali pada masa sekarang ini. Bahkan dapat dirasakan bahwa ada kekuatan-kekuatan yang berusaha merenggangkan ikatan sapu lidi tersebut.
‘’Seperti adanya hasutan-hasutan yang membuat kita bertikai dan tanpa sadar mengiris ikatan yang sudah lama menyatukan segala perbedaan itu,†katanya.
Pada saat ini, lanjut sekda merupakan masa yang sangat menentukan bagi bangsa. Inilah era yang menuntut bangsa untuk tidak buang-buang waktu demi mengejar ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain.
‘’Supaya kita menjadi bangsa yang maju dan sejajar dengan bangsa yang maju di dunia luar sana,†cetusnya.(adv)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…