MEMBIDIK:Gubernur Riau H Syamsuar saat mencoba membidik senjata yang dipamerkan dalam pameran alutsista di Pekanbaru, Ahad (18/8/2019).
(RIAUPOS.CO) — Kendaraan lapis baja dan senapan otomatis, menjadi pusat perhatian dan pemandangan baru dikawasan Mal Living World Pekanbaru, Ahad (18/8) pagi. Pasalnya, di mal yang berada di Jalan Tuanku Tambusai tersebut, tengah berlangsung pameran Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) yang dilaksanakan oleh Korem 031/Wirabima, Polda Riau, dan Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Pameran Alutsista yang dimulai sejak 16 hingga 25 Agustus tersebut, telah dibuka secara langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Ahad (18/8) pagi. Usai membuka acara, Syamsuar juga langsung meninjau pemeran dan tak ketinggalan mencoba menaiki kendaraan lapis baja serta mencoba membidik menggunakan senapan seorang penembak jitu.
Dalam kesempatan tersebut, dihadapan awak media, Syamsuar menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyambut baik pameran alutsista dari TNI dan Polri ini. Selain untuk memperkenalkan kekuatan pertahanan Indonesia yang ada di Provinsi Riau, melalui kegiatan tersebut juga disampaikan pesan bahwa TNI dan Polri dalam menghadapi ancaman dan gangguan terhadap keutuhan NKRI.
“Jadi masyarakat tidak hanya bisa melihat alutsista yang ada di Riau. Tapi juga ada pesan yang disampaikan TNI dan Polri, yakni bagaimana secara bersama kita menjaga kesatuan dan persatuan dalam keragaman budaya dan bahasa. Serta bagaimana kita memelihara suasana aman dan damai dalam mempertahankan NKRI,” sebutnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan kegiatan tersebut, ia berharap TNI dan Polri semakin dicintai masyarakat Indonesia terkhusus di Provinsi Riau. Apalagi, selama ini TNI dan Polri juga sudah banyak melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Banyak program kemasyarakatan yang sudah dilaksanakan, contohnya seperti Tentara Manunggal Masuk Desa. Melalui kegiatan itu, para TNI juga langsung bersentuhan dengan masyarakat melakukan berbagai kegiatan,” ujarnya.
Komandan Korem 031/Wirabima, Brigjen TNI Muhammad Fadjar mengatakan, Riau merupakan daerah yang strategis serta berbatasan langsung dengan negara tetangga. Untuk itu, Riau perlu persenjataan yang canggih.
“Senjata canggih untuk menjaga wilayah perbatasan Indonesia memang ada diletakkan di Riau, karena Riau ini wilayahnya strategis. Untuk itu, melalui pameran ini masyarakat bisa mengetahui kekuatan persenjataan serta menambah pengetahuan mereka,” sebutnya.(gem)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…