Categories: Riau

4.200 Guru di Kota Pekanbaru Belum Gajian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aparatur Sipil Negara (ASN) guru di Kota Pekanbaru saat ini dilanda kegelisahan. Pasalnya, hingga 18 Januari atau lewat dari pertengahan bulan, gaji yang diharapkan belum juga cair. Ada sebanyak 4.200 orang ASN guru yang berada di bawah wewenang Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru.

Salah seorang ASN guru yang berada di bawah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kepada Riau Pos, Selasa (18/1) mengatakan, gaji yang lambat pencairannya membuat pemenuhan keperluan rumah tangga menjadi terkendala.

"Keperluan kan banyak. Untuk rumah tangga, untuk anak dan keluarga juga. Yang kami harapkan gaji itu," keluhnya yang tak ingin namanya diekspos.

Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan  Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru Yulianis dikonfirmasi menyebutkan bahwa, sejak akhir pekan lalu sebagian besar gaji ASN di Kota Pekanbaru sudah dibayarkan.

“Dari 48 OPD yang ada, 44 OPD sudah dibayarkan gajinya," kata dia.

Lebih lanjut dipaparkannya, memang ada empat OPD yang belum gajian. Hal ini karena ada perbaikan administrasi pengajuan pencairan gaji.  “Disdik belum mengajukan, Bapenda juga dan ada beberapa lainnya. Mungkin ada perbaikan," kata dia.

Yuli, begitu dia akrab disapa mengimbau pada OPD yang belum menyelesaikan administrasi pencairan gaji untuk segera melakukan pengajuan. "Kami minta OPD segera masukkan pencairannya," ucap dia.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Muzailis dikonfirmasi menyebut, data gaji untuk ASN guru yang ada di bawah Disdik Kota Pekanbaru sudah diserahkan BPKAD pekan lalu. “Hari ini (kemarin, red) kami selesai verifikasi. Besok (hari ini, red) kami ajukan SPM (Surat Perintah Membayar,red). Mungkin Jumat  (21/1) paling lama sudah clear itu. Biasanya setelah masuk SPM, dua hari sudah cair," jelasnya.

Di bawah Disdik Pekanbaru, Muzailis menyebut ada sekitar 4.200 orang ASN guru. Dengan jumlah yang banyak, verifikasi terhadap data gaji diakuinya memang lebih lama dibanding OPD lainnya. "Kami memang paling banyak, makanya verifikasi paling lama. Agar jangan sampai salah bayar," jelasnya.

Keterlambatan pembayaran gaji ini sambung dia hanya akan terjadi di awal tahun. "Awal tahun memang agak telat. Karena ada penyesuaian sistem juga. Februari nanti sudah tidak," singkatnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

13 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

14 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

14 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

14 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

14 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

14 jam ago