m-iqbal-jabat-kapolda-riau-agung-dipinang-kapolri-sebagai-asops
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) melaksanakan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi Polri. Salah satunya adalah pergantian Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Dalam sebuh telegram rahasia (TR) yang diterima Riaupos.co, Irjen Agung di promosi menjabat Asisten Operasi Kapolri (Asops) di Mabes Polri. Sedangkan penggantinya adalah Kapolda NTB saat ini, Irjen Pol M Iqbal.
Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi Riaupos.co, Sabtu (18/12/2021). Dikatakan dia, mutasi merupakan sebuah kebutuhan di tubuh Polri guna pemaksimalan sumber daya. Mutasi juga bertujuan untuk mendukung jenjang karir dari seorang anggota Polri.
"Benar. (Pengganti) Pak Iqbal, Kapolda NTB saat ini," sebut Sunarto.
Untuk diketahui, Irjen Agung sendiri menjabat Kapolda Riau sejak 2019 lalu. Lebih dari 2 tahun penggagas aplikasi Dashboard Lancang Luning itu memimpin Bhayangkara Polda Riau. Kini ia harus memegang amanah baru. Yakni sebagai Asops Kapolri.
Sedangkan Irjen M Iqbal sendiri memang tidak asing dengan Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru. Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini pernah bertugas sebagai Kasatlantas di Polresta Pekanbaru pada tahun 2000. Kemudian ia juga pernah dipercaya sebagai Wakapolres Dumai, kemudian menjadi Koorspri Kapolda Riau di tahun 2004.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…