Categories: Riau

PHR Buka Loker Jasa Penunjang

PEKANBARU  (RIAUPOS.CO) — PT Pertamina Hulu Rokan WK Rokan memerlukan tenaga kerja profesional yang akan mengisi posisi di fungsi Facility Engineer, Health Safety Security & Environment (HSSE) dan Security di seluruh area operasi di Provinsi Riau yang menunjang proyek drilling dan chemical EOR.

Vice President Corporate Affairs PHR Sukamto Tamrin menjelaskan, tenaga kerja profesional atau yang disebut juga tenaga kerja jasa penunjang (TKJP) akan dipenuhi melalui rekrutmen yang dilakukan oleh PT Inconis Nusa Jaya (posisi di HSSE dan Security) dan PT Oryx Services (posisi di Facility Engineer).

"Aktivitas operasi PHR di WK Rokan meningkat seiring target 161 sumur tajak sejak alih kelola pada 9 Agustus lalu hingga akhir tahun ini. Tahun depan, target PHR lebih tinggi lagi, yakni 500 sumur tajak," ujar Sukamto, Kamis (18/11/2021).

Peningkatan aktivitas yang masif ini perlu didukung tenaga kerja yang handal, khususnya TKJP.  TKJP adalah pekerja kontrak yang dibutuhkan untuk suatu proyek dan pada waktu tertentu saja. TKJP akan direkrut oleh perusahaan mitra kerja bukan oleh PHR langsung.

"Kesempatan menjadi TKJP ini terbuka lebar bagi putra-putri terbaik di Provinsi Riau yang ingin mengabdi di sektor energi. PT Inconis Nusa Jaya, PT Oryx dan PHR sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau," lanjut Sukamto.

Seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya. Calon tenaga kerja diimbau untuk berhati-hati dengan maraknya penipuan. Pastikan informasi yang Anda dapatkan hanya dari situs dan akun resmi yaitu PT Oryx Services yakni www.abhitech.co.id dan PT Inconis Nusa Jaya www.inconis.com/jobs.

Laporan: Henny Elyati (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

24 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago