Categories: Riau

Delapan Kerbau Mati Mendadak di Kampar, Tidak Ditemukan Ciri Penyakit Ngorok

RIAUPOS.CO – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau mendapatkan laporan adanya ternak jenis kerbau yang mati mendadak di Desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri, Kampar. Berdasarkan laporan yang diterima, total ada delapan kerbau yang ditemukan mati.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Riau drh Faralinda mengatakan, setelah mendapatkan laporan itu pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim Dinas Peternakan setempat untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami dapat informasi ada kerbau mati mendadak di Kampar, kemudian kami langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil  investigasi Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar dan tidak ada tanda penyakit yang infeksius. Karena kejadian kerbau mati mendadak tersebut pekan lalu dan sampai saat ini tidak ada laporan kerbau yang mati lagi.

“Kalau dari hasil investigasi, tidak ada tanda-tanda kerbau terkena penyakit infeksius. Kemudian juga tidak ada tambahan lagi kerbau yang mati,” ujarnya.

Selain itu, kondisi kerbau yang mati itu masih dalam keadaan sehat ketika sorenya dilihat oleh pengurus ternaknya. Kemudian pada pagi harinya baru ditemukan kerbau sudah ada beberapa yang mati. “Di sekitar lokasi masih ada berapa ekor masih hidup, namun dipotong paksa karena kondisi sudah kurang baik,” sebutnya.

Ditanya terkait kemungkinan kerbau terkena penyakit ngorok, menurut Faralinda ketika petugas bertanya ke pengurusnya, apakah ada gejala seperti penyakit ngorok, ternyata tidak ada katanya. Namun itu hanya berdasarkan keterangan pengurus, ketika di cek ke lapangan, juga tidak ditemukan gejala penyakit yang mencurigakan.

“Jika memang penyakit ngorok, pastinya akan terus ditemukan kerbau yang mati, atau tidak berhenti dari kejadian pekan lalu sampai saat ini,” ujarnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

1 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

1 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

1 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

1 hari ago