Camat dan Penghulu Ajak Warga Salat IstisqaÂ
(RIAUPOS.CO) — Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Riau khususnya Kabupaten Siak berdampak pada kehidupan telah sangat mengkhawatirkan.
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi mengimbau kepada seluruh camat dan penghulu se-Kabupaten Siak agar mengajak masyarakat bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa atau salat minta hujan serta berdoa kepada Allah agar negeri ini diturunkan hujan.
“Kondisi kualitas udara di Kabupaten Siak akibat kebakaran hutan dan lahan semakin mengkhawatirkan kita. Kita mengimbau camat dan penghulu kampung bersama masyarakat melaksanakan Salat Istisqa agar diturunkan hujan,” ujar Alfedri saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1441 Hijriah di Kecamatan Sabak Auh, Sabtu (14/9).
Dia mengatakan, dari kebakaran hutan dan lahan ini banyak menimbulkan kerugian, baik kerugian materil dan juga menimbulkan sumber penyakit yang bisa mengganggu kesehatan manusia dan makluk hidup lainnya.
“Akibat karhutla ini, kita tidak hanya menelan kerugian tidak hanya financial saja, tetapi juga mengganggu kesehatan seperti terserang ISPA. Upaya pemadaman juga menguras waktu, tenaga dan juga anggaran yang tidak sedikit,” ungkapnya.
Oleh karena itu lanjut Alfedri, pihaknya telah menekankan agar setiap pelaku pembakar lahan di wilayah Kabupaten Siak agar ditindak dengan tegas, agar tidak terulang kembali kebakaran. Karena banyak dampak yang ditimbulkan dari akibat karhutla. Melalui kesempatan itu dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan yang akibatnya bisa merugikan banyak pihak, terutama di lahan gambut. Mengingat bencana kabut asap masih berlangsung khususnya di wilayah Kabupaten Siak.(adv/b)
“Jadi kami ingatkan untuk kita semua mari hindari karhutla, sebab sangat berbahaya untuk kesehatan kita juga bahaya lainnya, serta banyak kerugian akibat kebakaran,” pesan Alfedri.(adv/b)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.