demi-swafoto-prokes-diabaikan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meskipun Imlek 2572/ 2021 berlangsung sederhana, namun, masyarakat Kota Pekanbaru tetap ramai berkumpul di kawasan Kampung Tionghoa, Jalan Karet. Mereka datang untuk berswafoto di bawah cahaya lampion yang menghiasi kawasan tersebut.
Pantauan Riau Pos, Ahad (14/2) malam sejumlah pengunjung yang rata-rata kaula muda tampak asik berfoto ria tanpa memakai masker atau menjaga jarak fisik antara satu dengan yang lainnya.
Bahkan di hari yang banyak disebut sebagai hari kasih sayang itu, banyak juga yang berfoto di bawah cahaya lampion merah sembari berpelukan. Padahal, sejumlah spanduk untuk mengingatkan penerapan protokol kesehatan dipasang di kawasan tersebut.
Viona, salah seorang pengunjung mengatakan, dirinya sengaja menurunkan masker yang dikenakannya guna mendapatkan hasil foto yang bagus di kamera miliknya.
"Kalau pakai masker nanti nggak nampak dong wajah cantik kita," ucapnya sembari tertawa.
Ia merasa memiliki fisik yang kuat dan telah mengonsumsi sejumlah suplemen vitamin guna mengantisipasi terjangkit virus corona.
"Kami sudah rajin minum suplemen, jadi sudah bisa menangkal corona," kata dia lagi.
Hal yang serupa juga dilakukan Arjun, salah seorang pengunjung. Ia bahkan tak tampak menggunakan masker sama sekali saat tiba di kawasan padat tersebut.
"Saya merokok jadi dilepas. Nggak nyaman juga kalau harus pakai masker setiap hari, sesak," ungkapnya.
Saat ditanyai apa tidak takut terkena virus corona, Arjun mengaku tidak ambil pusing dan langsung pergi.
Sementara itu, Ketua Panitia Imlek Bersama 2572/2021 Marga Zhang Robert Iwan Doyok diwakili Wakil Ketua Marga Xu/Kho Peter Junaidi mengatakan, karena pandemi covid-19, maka semua kegiatan Panitia Imlek Bersama seperti Bazar Imlek, Panggung Hiburan, Detik-detik penyambutan Tahun Baru Imlek 2572, acara Perayaan Imlek Bersama Chue Sa di Hotel dan Cap Go Meh bersama untuk tahun 2021 ditiadakan.
Namun, pihaknya tetap menyalakan sebanyak 551 lampion di kawasan Kampung Tionghoa.
"Walaupun lampion kami nyalakan sampai Cap Go Meh besok, tapi setiap pengunjung di kawasan tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan. Kami juga telah menurunkan tim dibantu dengan pihak kepolisian guna membantu mengimbau warga yang datang untuk berswafoto dikawasan tersebut tertib protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan," ucapnya.(ayi)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…